Connect with us

Nusantara

Sudah Diperkirakan, Kasus Covid-19 di Solo Kembali Naik

Diterbitkan

pada

 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebut lonjakan kasus Covid-19 saat ini sudah diprediksi. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Jumlah kasus Covid-19 di Kota Solo kembali naik. Angka kasus harian mulai nail kembali sejak satu minggu terakhir, ditambah munculnya klaster Covid-19 dari kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di SMA Warga,

“Saya kan sudah bilang kalau Februari atau Maret pasti naik, ya sudah tidak apa-apa,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Jumat (28/1/2022).

Menurut Gibran meskipun jumlahnya kembali naik tetapi, case fatality rate atau tingkat fatalitas kasus rendah dan tidak separah tahun lalu. PIhaknya juga telah menyiapkan isolasi terpusat (isoter) untuk warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala.

“Isoter juga kita siapkan, tenang saja. Untuk sementara kita kirim ke Donohudan (Asrama Haji Donohudan) dulu,” jelasnya.

Advertisement

Meskipun muncul klaster dari kegiatan PTM, Gibran mengatakan kegiatan PTM 100 persen di Kota Solo tetap berjalan. Sekolah yang tidak ada kasus positifnya akan tetap melaksanakan PTM 100 persen.

Sementara itu untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Solo, Pemkot Solo akan mempercepat vaksinasi anak usia 6-11 tahun dan vaksinasi booster.

“Tenang saja, kita juga sudah siap dibanding tahun lalu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan melonjaknya kembali kasus Covid-19 di Kota Solo kemungkinan merupakan efek dari Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Pemerintah kan juga sudah memperingatkan jika akhir Januari hingga pertengahan bulan Februari akan terjadi peningkatan kasus, ternyata memang betul,. Di Kota Solo, sudah meningkat,” jelas Siti.

Advertisement

Siti mengatakan sebenarnya bisa diantisipasi yakni dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Seperti memakai masker, menjaga jarak dan tidak bepergian jika tidak penting.

“Kalau tahu fisiknya gak sehat segera ke Puskesmas terdekat dan isolasi. Kalau dibilang sejauh ini fatality rate rendah, jangan bicara fatality rate karema kesakitan bisa menularkan ke yang lain, kalau yamg ditulari itu tidak bergeja tapi nanti kalau menularkan ke lansia atau komorbid bisa jadi bergejala,” paparnya.

Berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Kota Solo, pada hari Jumat ,(28/1/2022) ada tambahan delapan kasus dengan 34 menjalani isolasi dan enam menjalani perawatan. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement