Connect with us

Nusantara

Peragaan Busana Nasional Warnai Wisuda UNS

Diterbitkan

pada

 
 

Wisuda UNS yang dilaksanakan secara daring dan luring. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah mewisuda 907 mahasiswa secara daring dan luring, Sabtu (26/6/2021). Ada yang menarik dalam wisuda tersebut yakni adanya peragaan busana  dengan tema Indonesia Satu.
 
Peragaan busana tersebut menampilkan  kostum Garuda, kostum nuansa Adat Aceh, Minangkabau, Lampung, Betawi, Jawa, Bali, Dayak, Toraja, Minahasa, NTT, dan Papua. Diwakili oleh 13 wisudawan dari 11 fakultas, 1 sekolah vokasi, dan 1 sekolah pascasarjana.
 
“Mindset sanggup menghadapi kesulitan dan keluar dari zona nyaman harus terbangun sejak dini. Nampaknya, tantangan terbesar kita dalam menghadapi perubahan saat ini adalah kesanggupan menghadapi kesulitan dan keluar dari zona nyaman,” jelas Rektor UNS Prof Jamal Widodo dalam sambutannya.
 
Menurur Jamal, mindset  tersebut harus dibangun, terutama pada generasi muda agar mampu beradaptasi dan menjemput berbagai perubahan yang terjadi.
 
“Sejatinya, berbagai perubahan tata kehidupan baru yang terjadi di masa pandemi, adalah sebuah percepatan kondisi masa depan,” katanya.
 
Ia menambahkan bahwa sebagai alumni UNS yang hebat, sudah sepantasnya para wisudawan memiliki kemampuan menaklukan kecemasan. Masa krisis akibat pandemi bukanlah sebuah alasan bagi anak muda terpuruk dan pasrah pada keadaan.
 
“Hal ini justru merupakan momentum menumbuhkan spirit kebangkitan untuk berani berubah menjadi lebih kreatif dan inovatif, dengan memaksimalkan peluang yang ada di depan mata kita,” katanya lagi.
 
Dari 907 wisudawan tersebut, sebanyak 1o dari Sekolah Pascasarjana, Sekolah Vokasi 44 wisudawan, FIB 42 wisudawan, FISIP 70 wisudawan, FH 140 wisudawan, FEB 67 wisudawan, FK 64 wisudawan, FP 72 wisudawan. Kemudian, lulusan dari FT sebanyak 32 wisudawan, FKIP 255 wisudawan, FKOR 15 wisudawan, FMIPA 49 wisudawan, dan FSRD sebanyak 38 wisudawan.
 
“Terdapat 366 wisudawan yang lulus dengan predikat cumlaude atau dengan pujian,” tambah Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus.
 
Selain mahasiswa cumlaude, wisuda periode III tahun ini juga ada  wisudawan dengan capaian yang luar biasa. Yakni lulusan tercepat Program Doktor yang diraih oleh Dr. Situ Asih dari Prodi S-3 Kajian Budaya dengan masa studi 2 tahun 9  bulan. Selain itu, terdapat pula lulusan termuda Program Magister yang diraih oleh Santi Oktavia dari Prodi S-2 Pendidikan bahasa Indonesia dengan usia 22 tahun 6 bulan saat dinyatakan lulus.
 
“Lulusan termuda Program Sarjana diraih oleh Salman Alfarisy dari Prodi Kedokteran dengan usia 20 tahun saat dinyatakan lulus. Lalu lulusan tercepat Program Diploma IV diraih oleh Diar Dwi Abrianto dari Prodi Demografi dan Pencatatan Sipil dengan lama studi 3 tahun 9 bulan,” paparnya. (Uti Farinzi) ***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement