Home NasionalNusantara Hotel Ibis Solo Mulai Terima Tamu Isolasi Mandiri

Hotel Ibis Solo Mulai Terima Tamu Isolasi Mandiri

oleh Uti Farinzi
 

Hotel Ibis Solo mulai menerima tamu isolasi mandiri. (Foto : istimewa)

 
 
 
FAKTUALid – Hotel Ibis Solo, Jawa Tengah mulai menerima tamu yang menjalani isolasi mandiri karena terpapar virus Covid-19 dengan kondisi OTG (orang tanpa gejala). Dari 140 kamar yang disediakan, sampai saat ini sudah terisi 40 kamar. Hotel Ibis Solo saat ini hanya menerima tamu menginap yang akan menjalani isolasi mandiri.
 
“Hotel Ibis dibuka untuk isolasi mandiri dengan konsep healing house sejak 4 Juli lalu. Saat ini tamu sudah satu minggu berjalan, sudah ada 40 kamar yang terisi, ada yang satu kamar satu orang ada yang dua orang,” jelas General Manager Ibis Styles Solo, Toat Edi Wijaya, Selasa (13/7/2021).
 
Lebih lanjut Toat mengatakan mereka yang bisa melakukan isolasi mandiri di Hotel Ibis Solo harus membawa hasil tes yang membuktikan yang bersangkutan positif Covid-19. Hasil tes tersebut bisa dari rumah sakit maupun laboratoriun dan jika perlu  ditambahkan surat referensi dari rumah sakit yang menyatakan dibolehkan untuk melakukan isolasi mandiri.
 
“Setelah syarat terpenuhi bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp kami ke nomor 0813 2694 8382. Nanti akan dijelaskan lengkap persyaratannya,” jelasnya lagi.
 
Toat juga mengatakan untuk tamu yang akan melakukan isolasi mandiri di Hotel Ibis Solo, harus melakukan pembayaran di depan. Biaya yang dikeluarkan untuk satu malam sebesar Rp500.000 hingga Rp700.000. Hasil PCR yang dibawa tamu untuk menentukan berapa lama mereka akan menjalani isolasi mandiri.
 
“Jika PCR dilakukan tanggal 1 dan hasilnya keluar tanggal 3 maka dia tinggal menjalani isolasi selama tujuh hari. Sesuai dengan yang dianjurkan dinas kesehatan, ditambah sua hari sebagai garansi jika dalam tes terakhir belum menunjukkan hasil negatif,” katanya.
 
Bagi tamu yang menjalani isolasi mandiri di Hotel Ibis, akan diberikan layanan yang sudah ditentukan. Mereka mendapatkan makan sebanyak tiga kali sehari dengan diantar di depan pintu. Sehingga tidak terjadi kerumunan.
 
Selain itu juga ada fasilitas tambahan berupa alat-alat kebugaran yang kita letakkan di lobby , sehingga memudahkah tamu untuk menggunakannya. Dengan tetap memperhatikan social distancing.
 
“Kami juga menyediakan area untuk berjemur di depan hotel yang sudah kami tutup rapat sehingga tidak bercampur dengan area di luar hotel,” katanya lagi.
 
Mereka yang menjalani isolasi mandiri di Hotel Ibis tersebut juga ada layanan konsultasi kesehatan berbayar melalui telemedicine. Dengan tambahan biaya sebesar Rp250.000 mereka bisa berkonsultasi kesehatan dengan dokter yang telah ditunjuk dari RS PKU Muhammadiyah Solo.
 
Untuk karyawan hotel juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Mereka harus menginap di hotel selama dua minggu ,sebelumnya mereka menjalani tes PCR dan setelah dua minggu juga menjalani tes PCR lagi.
 
“Untuk tamu yang ber KTP Solo, bisa mendapatkan PCR gratis dari Dinas Kesehatan Kota Solo setelah masa isolasi selesai,” ujarnya.
 
Selama menjadi hotel untuk isolasi, Hotel Ibis tidak menerima tamu menginap biasa. Untuk tamu menginap selain isolasi dilayani di Hotel Novotel. (Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar