Home NasionalNusantara Sektor Pertanian Diharapkan Bisa Atasi Kemiskinan di Sampang

Sektor Pertanian Diharapkan Bisa Atasi Kemiskinan di Sampang

oleh Akbar Surya

Seorang petani Madura saat beraktifitas. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak menyampaikan perlunya peningkatan potensi pertanian untuk mengatasi kemiskinan di Madura. Penyebab kemiskinan di Kabupaten Sampang misalnya, bukan karena tingginya angka pengangguran, tapi karena mayoritas masyarakatnya bekerja di sektor pertanian.

Menurut Wagub Emil Dardak, angka kemiskinan di Kabupaten Sampang masih 22 Persen dan pihaknya menargetkan pada 2024 angka ini akan bisa ditekan menjadi 17 “Sebanyak 30 persen masyarakat Sampang bekerja sebagai seorang petani,’ ujarnya, Minggu (1/11/2021).

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya akan bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya agar bisa mengidentifikasi masalah apa yang dihadapi oleh para petani di Sampang. Dengan cara itu pihaknya bisa mengetahui langkah penangannya yanglebih jelas.

Misalnya, apakah sumber masalahnya adalah lahan pertanian yang kecil, atau permasalahan tidak punya lahan, sehingga harus bayar sewa lahan atau budiaya tidak efisien. “Ini juga lagi dipetakan oleh Dinas Pertanian, oleh Bapeda supaya langkah penanganan jelas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Jatim, Aliyadi Mustofa mengatakan bahwa tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sampang adalah tugas bersama. Salah satunya caranya adalah mendorong perekonomian masyarakat.

“Karena kebetulan komisi B itu adalah ekonomi tentu kita akan terus berjuang. Salah satunya melalui UMKM, Koperasi, Pertanian, Pariwisata, semua yang berpotensi ekonomi yang berdampak pada masyarakat lokal,” ujar Aliyadi.

Aliyadi melanjutkan, bahwa sektor pertanian juga termasuk sektor yang paling penting untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Sampang. Hal ini karena Jawa Timur sendiri adalah salah satu penopang pangan nasional. “Jatim ini adalah penopang pangan nasional yang sampai hari ini surplus dan terus kita dorong, sehingga dari sektor ini ada sebuah dampak positif akan perbaikan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Selain pertanian, home industri pembuatan genting Kabupaten Sampang juga menjadi salah satu sektor yang bisa berpotensi meningkatkan ekonomi di Kabupaten Sampang. “Nah ini yang perlu kita dorong sekitar satu kecamatan hampir semua pengerajin genting tetapi yang menjadi keluhan mereka adalah kurangnya perhatian mereka terkait teknologi,” tutup Wakil Ketua DPW PKB Jatim ini.***