Home NasionalNusantara Berbisnis Sabu, Penggiat Anti Narkoba Diringkus Polisi

Berbisnis Sabu, Penggiat Anti Narkoba Diringkus Polisi

oleh Akbar Surya

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Seorang pria anggota sebuah lembaga relawan anti narkoba di Surabaya, diringkus polisi karena menjadi pengedar sabu. Tersangka HR (48) warga Kalianak Barat no 43 Surabaya diamankan berikut barang bukti dua poket sabu sisa penjualan seberat 2 gram berikut timbangan elektrik.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, praktek bisnis haram yang dilakukan sosok relawan anti narkoba itu terungkap berkat informasi dari masyarakat. “Ada informasi dari masyarakat tentang salah satu relawan anti narkoba yang menjadi pemakai dan sekaligus menjadi bandar,” ujarnya, Selasa (6/7/2021).

Petugas merespon informasi itu dengan melakukan survelent dan menggeledah rumah yang dicurigai menjadi ajang bisnis narkoba tersebut. Anggota lembaga yang biasa mengingatkan orang lain untuk menghindari narkoba itu, ternyata justru berperan sebagai pengedar.

Tersangka yang sedang menunggu pembeli itu, tak berkutik saat polisi datang dan menemukan barang bukti di rumahnya. Pria tambun juga mengaku dirinya memang menjadi penikmat sekaligus menjadi pengedar. “Iya saya mengakui bahwa saya salah, saya menjadi pengedar kurang lebih selama 2 bulan,” ujarnya.

Kepada polisi, HR mengaku terpaksa menjalankan bisnis haram jualan sabu itu karena terlilit kebutuhan hidup. Penggiat anti narkoba ini mengaku sedang tidak ada pekerjaan dan langsung setuju saat ada yang menawari jualan sabu dengan keuntungan Rp50 ribu per poket.

Oleh polisi, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Tersangka akan dijerat dengan dengan pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.***

Tinggalkan Komentar