Connect with us

Nasional

Satu Jenazah WNA Malaysia Terindetifikasi Jadi Korban Kapal KMP Tunu Pratama Jaya

Diterbitkan

pada

Satu Jenazah WNA Malaysia Terindetifikasi Jadi Korban Kapal KMP Tunu Pratama Jaya

Korban hilang tenggelamnya kapal Tunu Pratama Jaya masih 20 orang. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Salah satu WNA Malaysia berhasil diidentifikasi oleh Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur dari empat jenazah yang ditemukan sebagai korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Hal tersebut diungkap oleh Kasubdit Dokpol Polda Jatim AKBP Adam Bimantoro pada Kamis malam (10/7/2025). Dia mengungkapkan jenazah yang teridentifikasi pertama yakni Noval Hardiansyah (15) laki-laki warga Desa/ Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga : Tenggelamnya KMP Tunu: Tim SAR Gabungan Temukan Lagi Tiga Korban Meninggal, ROV Diturunkan

“Ini teridentifikasi berdasarkan medis dan properti barang kepemilikan (properti milik korban),” kata AKBP Adam Bimantoro dalam konferensi pers di RSUD Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur seperti dikutip Antara.

Selanjutnya, jenazah yang juga berhasil diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki berdasarkan gigi dan properti kepemilikan atas nama Sofyan Wibowo (18) warga Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

“Dan jenazah ketiga teridentifikasi warga negara asing (WNA) Fauzey Bin Awang (58) berdasarkan medis dan properti kepemilikan korban (dompet dan identitas),” kata Adam.

Advertisement

Sementara satu jenazah lainnya, lanjut dia, berjenis kelamin perempuan dengan ciri-ciri mengenakan celana pendek jeans warna biru yang ditemukan di Pantai Plengkung kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo (Banyuwangi) pada Kamis (10/7) belum teridentifikasi.

Baca Juga : Akhirnya Pemilik KMP Tunu Pratama Jaya Buka Suara, Minta Maaf Siap Berikan Santunan dan Evaluasi Menyeluruh

“Untuk jenazah yang ditemukan di Pantai Plengkung (Banyuwangi) masih belum teridentifikasi,” kata AKBP Adam Bimantoro.

Data Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menyebutkan hingga hari kesembilan pencarian, Kamis (10/7) malam, jumlah korban meninggal 15 orang (satu proses identifikasi), 30 orang ditemukan selamat, dan 20 orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan itu tenggelam di Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement