Connect with us

Ibu Kota

Dua Dekade Tiang Monorel Mangkrak Berakhir, Pramono Resmikan Wajah Baru Rasuna Said

Diterbitkan

pada

Dua Dekade Tiang Monorel Mangkrak Berakhir, Pramono Resmikan Wajah Baru Rasuna Said

Gubernur Pramono Anung resmikan wajah baru Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan pada 21 Juni 2026 didampingi Sutiyoso. (Foto : pemprov Jakarta)

FAKTUAL-INDONESIA :  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menuntaskan penataan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang selama hampir dua dekade menjadi sorotan akibat keberadaan tiang monorel mangkrak. Peresmian hasil penataan kawasan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Minggu (21/6), sekaligus menandai pergantian nama Halte Transjakarta Setiabudi menjadi Halte Setiabudi Integritas.

Penataan koridor sepanjang 3,8 kilometer itu dimulai pada Januari 2026 dengan membongkar 109 tiang monorel yang terbengkalai selama sekitar 20 tahun. Seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan dalam waktu lima bulan dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.

“Rasuna Said telah rampung dan baru saja saya resmikan. Peresmian ini mengawali rangkaian acara menyambut HUT Jakarta ke-499, juga sebagai upaya menghadirkan infrastruktur yang mendukung mobilitas warga menuju Jakarta sebagai kota global,” kata Pramono.

Baca Juga : CFD Rasuna Said Kembali Dibuka, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dengan 10 Rute Alternatif

Menurutnya, penataan kawasan tidak hanya mencakup pembongkaran tiang monorel, tetapi juga perbaikan ruas jalan, penyesuaian elevasi dan lebar jalan, pembenahan drainase, penataan trotoar dan ruang hijau, pemasangan furnitur jalan, hingga pembaruan penerangan jalan umum dan fasilitas pejalan kaki.

Hasil penataan tersebut membuat kawasan Rasuna Said menjadi lebih lapang, tertata, dan nyaman bagi berbagai pengguna jalan, mulai dari pengendara kendaraan bermotor, pengguna transportasi umum, pejalan kaki hingga penyandang disabilitas.

Advertisement

Selain itu, kawasan tersebut kini juga menjadi lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day yang berlangsung setiap Minggu pagi.

“Kawasan ini menjadi ruang baru untuk interaksi dan berolahraga bagi masyarakat, dengan telah ditetapkan sebagai lokasi kegiatan Car Free Day yang rutin diselenggarakan setiap hari Minggu,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov DKI Jakarta bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meresmikan perubahan nama Halte Transjakarta Setiabudi menjadi Halte Setiabudi Integritas. Penamaan baru tersebut diharapkan menjadi simbol penguatan budaya antikorupsi di ruang publik.

Baca Juga : Pemprov DKI Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkrak, Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut

“Nama ini sebagai simbol penguatan budaya antikorupsi dan integritas di ruang publik strategis. Diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya nilai kejujuran, keadilan, dan integritas,” kata Pramono.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta periode 1997–2007 Sutiyoso mengaku terharu melihat perubahan kawasan yang selama bertahun-tahun dihantui proyek monorel mangkrak. Ia mengapresiasi langkah cepat Pemprov DKI Jakarta dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Advertisement

“Sekarang indah dan nyaman untuk banyak orang. Atas nama masyarakat, khususnya yang sering melintas di Rasuna Said, saya mengucapkan, ‘Maturnuwun, Mas Pram. Terima kasih,’” ujar Sutiyoso.

Penyelesaian penataan Jalan H.R. Rasuna Said diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan jalan, memperlancar lalu lintas di kawasan segitiga emas Jakarta, sekaligus menghadirkan wajah ibu kota yang lebih modern, tertata, dan bebas dari infrastruktur mangkrak.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement