Ibu Kota
Wagub DKI Ariza: Ada 5 Persen Data Ganda Penerima Bansos Beras

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ist)
FAKTUALid – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan Pemprov DKI masih melakukan pemadanan data penerima bantuan sosial (bansos) beras untuk warga di masa PPKM Level 4. Ini disebabkan lantaran setiap jenis bantuan sosial yang ada, terjadi perbedaan (potensi ganda) antara data Pemprov dengan Kementerian Sosial sebesar 5 persen.
“Tahun ini ada bantuan sosial tunai, ada data bantuan beras yang 10 kilogram dari Kemensos, dari kita dan dari Bulog, nah ini perlu dipadankan. Karena datanya masing-masing ada perbedaan hampir 5 persen kurang lebih, ini sedang diselesaikan sebaik mungkin, Insya Allah tidak ada masalah dan segera rampung,” kata Wagub Ariza, di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).
Diakui Wagub Ariza, Ada data ganda sehingga harus dipadankan agar hal itu tidak terjadi. “Memang terjadi data ganda, data yang beras, yang kami terima dengan data yang kami double ganda, dan itu sedang dipadankan,” tutur Wagub Ariza.
Menurut Wagub Ariza, pemadanan menjadi penting dalam distribusi bantuan untuk mencegah adanya penerima ganda. Selama proses pemadanan, pihak Pemprov DKI selalu berkoordinasi baik dengan Kemensos. Tetapi pemadanan data ini dipastikan tidak menghambat proses pendistribusian bantuan.
“Diselesaikan dulu yang ganda, dicek kembali, selama ini tidak ada masalah,” ucap Wagub ariza. “Sebab tahun lalu tidak ada masalah. Tahun lalu kami juga berkoordinasi dengan Kemensos dan tidak ada masalah terkait pendataan,” tambahnya. ****











