Connect with us

Nasional

Longsor Cangar – Pacet Mojokerto Jatim: 10 Korban Tewas (2 Balita) Ditemukan, Operasi SAR Dinyatakan Selesai

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Longsor Cangar - Pacet Mojokerto Jatim: 10 Korban Tewas (2 Balita) Ditemukan, Operasi SAR Dinyatakan Selesai

Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi korban tanah longsor di jalur Cangar-Pacet Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Jumat (4/4/2025).

FAKTUAL INDONESIA: Sepuluh (10) korban tewas yang tertimbun longsor di jalur Cangar-Pacet Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) berhasil ditemukan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan, Jumat (4/4/2025).

Dari 10 korban meninggal itu ada dua (2) orang yang berusia di bawah lima tahun (Balita). Kedua korban ini bernama Putri Qiana Ramadhani (2) dan Mikaila F.Z (3,5).

Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator Nanang Sigit mengemukakan, seluruh korban telah teridentifikasi.

Seperti dikutip dari laman berita antaranews.com, para korban itu sebanyak enam orang merupakan penumpang kendaraan minibus dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu.

Sementara empat korban lain di mana tiga orang merupakan penumpang mobil pikap dan satu lainnya penumpang minibus, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumberglagah Pacet untuk proses identifikasi oleh DVI Polda Jatim.

Advertisement

Baca Juga : Solo Tergenang Air Sepinggang, Underpass Ditutup, Desa Mandala Cilacap Dilanda Banjir dan Longsor

Korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Masjid Zatmo Setio, Rani Anggraeni (28), Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (6), Putri Qiana Ramadhani (2), H. Wahyudi (71), Hj. Jainah (61), dan Saudah (70), mereka berasal dari Kloposepuluh Kecamatan Sukodono Sidoarjo, dan merupakan penumpang kendaraan minibus.

Sementara tiga korban lainnya adalah penumpang kendaraan pikap, yakni Mikaila F.Z (3,5), Ahmad Fiki Muzaki (28), Fitria Handayani (27), berasal dari Urung-Urung Jati Jejer Trawas Kabupaten Mojokerto.

“Dari jumlah tersebut, tujuh korban adalah penumpang mobil minibus, sedangkan tiga korban lainnya merupakan penumpang jenis pikap,” kata  Nanang Sigit saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat.

Ia menjelaskan, dalam operasi pencarian itu, pukul 09.30 WIB, ditemukan satu korban yang belum teridentifikasi dan selanjutnya dibawa Ambulan Welirang.

Kemudian Pukul 09.38 WIB ditemukan satu korban balita berusia 3,5 tahun, bernama Mikaila yang merupakan penumpang mobil pikap, dan selanjutnya dilakukan evakuasi.

Advertisement

Selanjutnya, pada pukul 09.48 WIB ditemukan satu korban perempuan belum teridentifikasi, dan pada pukul 11.00 WIB seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya pada Pukul 12.00 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan pelaksanaan operasi SAR dinyatakan selesai serta diusulkan untuk di tutup. Unsur SAR yang ikut terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

Sebagaimana yang diketahui, kejadian tanah longsor di jalur Pacet-Cangar yang merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Mojokerto-Kota Batu itu terjadi pada Kamis (3/4) sekitar pukul 11.27 WIB.

Baca Juga : Banjir Landa Tujuh Lokasi Kota Sukabumi Jabar, Ibu Hamil Hendak Melahirkan dan Balita Terjebak Longsor

Berdasarkan dari unggahan video di salah satu akun media sosial Instagram memperlihatkan awal mula kejadian tanah longsor.

Video yang diduga berasal dari kamera di dashboard salah satu mobil memperlihatkan kondisi hujan yang mengguyur lokasi tersebut hingga pada akhirnya tanah di bagian tebing sisi kanan jalan secara tiba-tiba runtuh ke jalan.

Advertisement

Material longsor pun menutup ke seluruhan badan jalan. Kemudian dari unggahan video lainnya memperlihatkan beberapa petugas gabungan telah tiba di lokasi untuk meninjau dan mulai melakukan penanganan kejadian tersebut.

Adapun unsur yang tergabung dalam upaya pencarian dan evakuasi selain Basarnas antara lain BPBD Provinsi Jatim, BPB Kota Batu, BPBD Kota Mojokerto, dan BPBD Kabupaten Mojokerto.

Kemudian Dinas PU Kabupaten Mojokerto, Dinas PU Kota Batu, Polresta Batu, Polsek dan Koramil Pacet, Tahura, PMI, Tagana, KNDJH Malang, serta potensi SAR, dan warga sekitar.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement