Connect with us

Nasional

Bencana Negeriku: Banjir Landa Kabupaten Merauke Papua Selatan, 836 Rumah Rusak

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Bencana banjir akibat cuaca ekstrem yang  melanda Kabupaten Merauke, Papua Selatan, mengakibatkan ratusan rumah terendam dan rusak

Bencana banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Merauke, Papua Selatan, mengakibatkan ratusan rumah terendam dan rusak

FAKTUAL INDONESIA: Bencana banjir juga melanda pulau di ujung Timur Indonesia, tepatnya di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Banjir yang melanda akibat cuaca ekstrem di Merauke, Papua Selatan, mengakibatkan 836 unit rumah rusak.

Demikian dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) seperti yang dikutip dari antaranews.com, Kamis (23/5/2024) malam.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam laporan yang diterima di Jakarta, mengatakan ratusan unit rumah tersebut mengalami kerusakan dengan klasifikasi ringan hingga sedang.

“Masing-masing rumah yang terdampak berada di Desa Sumber Mulya, Desa Telaga Sari, Desa Sumber Rejeki dan Desa Wapeko dalam wilayah administrasi Kecamatan Kurik,” kata dia.

Advertisement

Ia menyebutkan, tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kabupaten Merauke dan TNI/Polri saat ini masih bersiaga di lokasi bencana untuk melakukan penanganan terhadap dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Upaya penanganan tersebut juga dilakukan untuk menormalisasikan lahan pertanian yang terdampak banjir dengan luas total 485 hektare sehingga dapat digarap kembali oleh masyarakat setempat.

“Tim gabungan disiagakan sampai masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh Bupati Merauke berakhir,” ujarnya.

Dalam laporan BNPB tidak menyebutkan bagaimana kondisi 2.762 orang warga korban banjir yang terjadi pada Selasa (7/5) lalu, dan apakah saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing atau berada di pengungsian.

Kendati demikian, Abdul memastikan pemerintah terus berusaha memenuhi kebutuhan pokok terhadap ribuan warga yang terdampak selama proses normalisasi pascabanjir tersebut dilakukan karena dalam kondisi darurat bencana keselamatan masyarakat adalah hal yang diprioritaskan. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement