Lifestyle
Hari Media Sosial, 10 Juni 2022: Yuk Lebih Bijak Bermedsos

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Di Indonesia, setiap 10 Juni diperingati sebagai Hari Media Sosial, yang ada sejak 10 Juni 2015. Artinya, ini merupakan perayaan tahun ketujuh (2022) setelah digagas pertama kalinya.
Media sosial saat ini sudah tidak dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia. Dengan hadirnya media sosial, seakan dunia sudah berada di genggaman kita. Namun, sangat disayangkan banyak pihak yang menyalahgunakannya untuk menyebarkan berita palsu atau hoax.
Padahal, media sosial seharusnya dimanfaatkan untuk berbagi hal-hal positif, pesan-pesan kebaikan dan inspirasi bersama teman-teman, keluarga, dan sahabat.
Hari Media Sosial dicetuskan oleh Handi Irawan, CEO Frontier Group dan juga penggagas Hari Pelanggan Nasional. Gagasan Hari Media Sosial muncul karena Handi Irawan melihat fenomena penggunaan media sosial di Indonesia.
Baca juga: 6 Cara Bijak Pakai Media Sosial yang Perlu Diperhatikan dan Tetap Aman
Hari media sosial lahir dari anggapan bahwa masyarakat Indonesia perlu ditingkatkan kesadaran dan edukasinya dalam bermedia sosial. Tak lain tak bukan, yakni untuk memberikan pengaruh positif bagi banyak orang.
Bijak bermedia sosial
Salah satu cara merayakan hari media sosial adalah dengan menyampaikan kabar baik apapun melalui akun media sosial yang dimiliki. Netizen dapat mengunggah kata-kata, cerita inspirasi, hingga ajakan untuk membuat hidup lebih baik lagi.
Melansir Kominfo, Jumat (10/6/2022), sebagai sebuah budaya baru, hadirnya media sosial ibarat pedang bermata dua.
“Di satu sisi menimbulkan manfaat positif luar biasa, namun di sisi lain low-taste content yang membanjir melalui internet dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Rosarita Niken Widiastuti dalam suatu acara Talkshow di salah satu stasiun televisi swasta.
Niken menambahkan penetrasi internet yang telah menjangkau 132 juta masyarakat Indonesia harus dibarengi dengan literasi media serta tersedianya berbagai ragam dan jenis konten positif dalam jumlah memadai.
“Pertumbuhan konten positif harus didorong. Pemerintah sangat concern tentang jagat maya. Jangan sampai dampak negatifnya mempengaruhi budaya Indonesia. Kita orang Timur yang toleran dan ramah,” jelas Niken
Baca juga: Kenali 4 Bahaya Oversharing di Media Sosial bagi Kesehatan Mental
Maka dari itu, sebagai penguna media sosial yang bijak, seluruh rakyat Indonesia harus bisa menggunakan dan memanfaatkan media sosial untuk tujuan yang sekiranya berdampak positif bagi diri sendiri dan orang lain. Bentuk tindakan tersebut, antara lain:
- Jangan terlalu mudah percaya pada informasi yang disebarkan.
- Jaga etika dalam ber-media sosial.
- Filter atau saring informasi yang akan dibagikan.
- Jangan bagikan informasi atau data pribadi anda secara mudah di media sosial.
- Untuk memperingati Hari Media sosial, manfaatkan sebagai sarana dalam mengekspresikan karya.***














