Lifestyle
6 Cara Menanam Alpukat di Rumah yang Mudah, Dapat Tumbuh di Pot

Ilustrasi tanaman alpukat (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Alpukat merupakan salah satu buah yang menjadi favorit masyarakat. Buah satu ini memang mudah ditemukan, tapi lebih menyenangkan jika mengonsumsi dari hasil sendiri. Untuk mendapatkan hasil yang baik, tentu perlu mengetahui cara menanam alpukat di rumah yang baik dan benar.
Buah berwarna hijau ini memiliki rasa manis dan kandungan yang menyehatkan tubuh. Itulah alasan mengapa alpukat digemari banyak orang. Manfaat alpukat untuk kesehatan, antara lain menyehatkan jantung, baik untuk mata, memperbaiki pencernaan, hingga menjaga tubuh dari berbagai penyakit. Tak hanya dagingnya, ada juga manfaat biji alpukat.
Jika tertarik menanamnya sendiri, Anda bisa memulai cara menanam alpukat dari bijinya. Selain kebun ditanah, Anda juga bisa menanamnya di pot yang cukup sederhana. Supaya cara menanam alpukat di rumah berhasil, pastikan langkah-langkah dilakukan secara benar.
Baca juga: 7 Cara Membuat Tanaman Hidroponik di Rumah, Mudah Kok!
Berikut beberapa cara menanam alpukat di rumah yang telah faktualid.com rangkum dari sehatq dan sumber lainnya.
Daftar isi
1. Pembibitan alpukat
Cara menanam alpukat di rumah yang pertama yaitu pembibitan. Tentukan biji alpukat untuk bibit sebagai langkah awal. Pilihlah buah alpukat yang matang, tua, dan lembut. Berhati-hatilah saat membelahnya agar biji di dalamnya tidak rusak.
Setelah itu, ambil dan bersihkan biji alpukat dengan air hingga tidak ada daging alpukat yang tersisa. Biji alpukat memiliki ujang sisi berbeda yang mempunyai tempat tumbuh masing-masing. Pada bagian yang lonjong, merupakan tempat tumbuh batang dan daun. Sedangkan ujung yang lebih datar adalah tempat akar tumbuh.
2. Menumbuhkan tunas

Foto Ilustrasi (Sumber: bibitbunga.com)
Setelah memilih dan membersihkan biji alpukat, rendam biji alpukat ke dalam air. Cara menanam alpukat di rumah ini bertujuan untuk menumbuhkan tunas alpukat. Pertama, kupas kulit luar biji buah dengan tangan sampai warna cokelat muda dan ulangi mencuci biji alpukat hingga bersih.
Lalu, tusukkan 3 buah tusuk gigi pada tiga titik biji alpukat hingga membentuk satu garis melingkar. Siapkan juga gelas plastik berukuran sedang, dan air secukupnya. Selanjutnya, masukkan biji tersebut pada gelas gelas plastik yang telah terisi ¾ air.
Hindari biji terendam semua dan pastikan hanya terendam setengah bagian saja. Lebih jelasnya, posisikan bagian datar di bawah atau terendam air, sedangkan yang lonjong berada di atas. Kemudian, pindahkan gelas plastik berisi biji alpukat pada tempat yang terpapar sinar matahari langsung.
Selain itu, selalu perhatikan agar bagian bahwa biji buah terus terendam. Anda bisa menambahkan air apabila air berkurang hingga bijinya tetap terendam setengahnya.
3. Tunas mulai tumbuh
Cara menanam alpukat di rumah berikutnya yaitu menunggu tunas hingga tumbuh. Setelah didiamkan selama 2-3 minggu, biji alpukat akan terlihat retak. Memasuki minggu ke 3-4, perlahan akar akan mulai tumbuh. Saat akar sudah mencapai 5-7 cm dan batang mulai tumbuh, itu artinya biji tersebut juga menjadi bibit yang siap untuk dipindahkan dan ditanam di tanah.
Baca juga: 8 Cara Merawat Pohon Mangga, Lakukan ini agar Pohon Mangga Kamu Tumbuh Subur
4. Tanam di tanah
Langkah selanjutnya dalam cara menanam alpukat di rumah adalah menanamnya ke dalam tanah atau media tanah. Anda bisa menanam langsung di halaman rumah atau menanamnya di pot. Jika menanam di pot, pastikan diameter pot minimal 30 cm.
Setelah itu, masukkan tanah yang gembur atau tidak terlalu basa ke dalam pot hingga setengah bagian. Lalu, Letakkan bibit tanaman alpukat dan masukkan tanah kembali supaya akar tertutup oleh tanah hingga tanah menjadi kuat guna menyangga tanaman.
Disarankan untuk memotong tunas sekitar 7 cm untuk merangsang pertumbuhan batang dan daun alpukat. Jika sudah, siram dengan air secukupnya dan letakkan tanaman di tempat yang tidak terpapar langsung sinar matahari.
5. Memelihara tanaman alpukat
Apabila cara menanam alpukat di rumah sebelumnya sudah dilakukan, barulah Anda bisa memelihara tanaman alpukat. Pastikan Anda menyiramnya secara rutin, terlebih jika daun terlihat menguning atau berwarna cokelat dengan ujung yang kering. Ini dilakukan agar tanaman ini tumbuh dengan baik.
Selain itu, pastikan Anda memberi pupuk sesuai takaran yang dianjurkan. Tidak lupa juga untuk selalu memotong batang tanaman agar tidak lebih dari 30 cm supaya pertumbuhan daun bisa makin lebat.
6. Panen alpukat

Ilustrasi buah alpukat (Foto: Istimewa)
Langkah terakhir sebagai cara menanam alpukat di rumah adalah panen alpukat. Ciri-ciri buah alpukat yang sudah matang adalah warnanya cokelat atau kemerahan dan mengilap. Kemudian, jika diketuk, tidak akan timbul suara yang nyaring.
Umumnya buah Alpukat mulai berbuah sekitar 6-7 bulan setelah pembibitan. Tergantung iklim dan cuaca, dan faktor lainnya. Saat melakukan panen, pastikan memotong atau mengguntingn tangkai buah alpukat secara sempurna untuk mencegah kerusakan pada bagian tangkai atau buah alpukat.***












