Connect with us

Kesehatan

8 Dampak Buruk Kurang Olahraga, Dapat Memicu Penyakit Jantung

Avatar

Diterbitkan

pada

dampak buruk kurang olahraga

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Olahraga merupakan aktivitas fisik yang bisa menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Tetapi, masih banyak orang malas untuk berolahraga dengan alasan padatnya aktivitas. Padahal, ada dampak buruk kurang olahraga bagi kesehatan tubuh yang patut diwaspadai.

Memasuki akhir pekan, sebagian orang kerap meluangkan waktunya untuk berolahraga meski hanya sebentar. Namun sebagian lainnya malah tidak berolahraga karena menganggapnya membosankan. Hal tersebut tentu menjadi gaya hidup yang tidak akitf.

Mempunyai pola hidup tidak sehat nantinya akan berpengaruh terhadap kesehatan dan tidak mempunyai antusias untuk berolahraga. Dengan mengetahui dampak buruk kurang olahraga, diharapkan dapat memicu semangat guna merutinkan berolahraga.

Baca juga: 6 Dampak Buruk Mengunyah Es Batu, Hentikan Mulai Sekarang

Berikut beberapa dampak buruk kurang olahraga yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Meningkatkan risiko kanker

Dampak buruk kurang olahraga yang pertama yaitu berisiko mengalami kanker. Beberapa penelitian mempublikasikan bahwa gaya hidup tidak sehat dan tidak aktif secara fisik dinilai dapat menaikkan risiko kanker payudara, paru-paru, ovarium, hingga kolorektal (usus besar).

Advertisement

Untuk mencegah hal tersebut, biasakan untuk berolahraga dan mempunyai gaya hidup sehat. Nantinya, kebiasaan ini akan mencegah datangnya berbagai jenis kanker di kemudian hari.

2. Kemampuan fisik menurun

Jarang olahraga ternyata juga dapat memengaruhi fungsi tubuh. Umumnya, ini terjadi saat memasuki usia lanjut. Tubuh yang kurang bergerak dapat menyebabkan kemampuan anggota tubuh menjadi menurun.

Akibatnya, Anda bisa lebih rentan mengalami cedera. Biasanya ini dipicu dari persendian sekitar kaki mulai tidak berdaya.

3. Terkena penyakit jantung

Dampak buruk kurang olahraga berikutnya yaitu meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan, seseorang yang kurang olahraga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.  Sebab, jantung bisa diperkuat dengan berolahraga serta meningkatkan sirkulasi udara. Dengan begitu, kadar oksigen di tubuh menjadi lebih stabil.

Ketika rutin berolahraga, Anda juga dapat mencegah risiko penyakit jantung lainnya, yakni penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan kolesterol tinggi.

Advertisement

4. Meningkatkan berat badan

Selain memicu risiko penyakit jantung, dampak buruk kurang olahraga nyatanya dapat meningkatkan berat badan. Orang yang malas berolahraga perlahan akan membuat lemak-lemak menupuk sehingga berdampak pada naiknya berat badan.

Itulah mengapa Anda butuh berolahraga secara teratur dengan durasi yang cukup. Dengan begitu, tumpukkan lemak dan kalori akan terbakar dengan baik sehingga berat badan akan lebih terkontrol.

Baca juga: 8 Dampak Buruk Kebiasaan Menahan Lapar bagi Kesehatan, Perbaiki Mulai Sekarang

5. Merusak fungsi otak

Tak hanya kulit, otak manusia pun bisa mengalami penuaan. Salah satu cara untuk mencegah proses penuaan pada otak adalah dengan rutin berolahraga. Tidak sampai disitu, kebiasaan ini nantinya akan membuat tubuh lebih sehat, bugar, dan bahkan mampu meningkatkan daya ingat.

Jika Anda malas berolahraga, rubah pola hidup dengan membuat jadwal rutin untuk berolahraga agar tidak rentan terhadap tanda-tanda penuaan, misalnya penurunan fungsi kognitif.

6. Gangguan tidur

Salah satu dampak buruk kurang olahraga adalah mengalami gangguan tidur. Menurut sebuah penelitian, melakukan aktivitas fisik selama 150 menit dalam satu minggu mampu meningkatkan kualitas tidur.

Advertisement

Olahraga yang kerap dilakukan akan mendorong pelepasan hormon untuk membuat Anda tidur lebih nyenyak. Sebaliknya, tubuh yang kurang aktif justru hanya menggunakan sedikit energi sehingga Anda akan lebih terjaga di malam hari karena banyaknya energi yang tidak tersalurkan.

7. Memicu stres

Siapa sangka, ternyata dampak buruk kurang olahraga dapat memicu stres. Pasalnya, tubuh yang kurang aktif akan lebih mengalami stres. Hal ini akan memicu timbulnya beragam penyakit. Itulah alasan pentingnya berolahraga dalam mencegah stres dan kecemasan berlebihan.

Ini karena tingkat stres seseorang akan lebih rendah saat tubuhnya bergerak aktif, atau olahraga. Aktivitas akan melepas endorpin sehingga suasana hati akan lebih baik atau bahagia. Untuk menghindari mood swing atau cepat marah, luangkanlah waktu untuk berolahraga.

8. Mengundang diabetes

Dampak buruk kurang olahraga yang terakhir adalah memicu diabetes tipe-2. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kurang berolahraga mampu meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2.

Perlu Anda ketahui, olahraga akan membantu gula darah, menstabilkan tekanan darah, menjaga berat badan, dan menurunkan kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. Hasilnya, rajin berolahraga akan membantu menurunkan risiko terkena beragam penyakit, termasuk diabetes tipe-2.***

Advertisement

Baca juga: 6 Dampak Negatif Minuman Keras untuk tubuh, Hentikan Mulai Sekarang!

Lanjutkan Membaca
Advertisement