Kesehatan
5 Cara Mengatasi Makanan Tersangkut di Gigi, Mudah Diterapkan!

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Mengonsumsi makanan lezat seperti daging memang mampu menghadirkan rasa bahagia. Di samping itu, mengunyah makanan tersebut bisa menyebabkan tersangkut gigi dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Jika demikian, Anda perlu mengetahui cara mengatasi makanan tersangkut di gigi secara efektif.
Mengalami makanan tersangkut di gigi setiap makan pasti sangat merepotkan. Tak hanya dari jenis makanan, bentuk anatomi gigi atau lubang pada gigi kerap menjadi penyebab makanan tersangkut di gigi. Meski terlihat sepele, namun perlu segera di tangani.
Umumnya, mengeluakan makanan yang terselip di gigi dilakukan dengan tusuk gigi atau langsung mengambilnya dengan tangan. Cara tersebut memang simpel dan efektif namun kerap di tentang berbagai pihak. Lantas, apa saja cara mengatasi makanan tersangkut di gigi yang baik dan benar?
Baca juga: 7 Cara Merapikan Gigi Berantakan yang Dapat Anda Coba di Dokter Gigi
Berikut beberapa cara mengatasi makanan tersangkut di gigi yang telah faktualid.com lansir dari klikdokter.
Daftar isi
1. Kumur larutan kumur atau air garam
Cara mengatasi makanan tersangkut di gigi yang pertama yaitu berkumur dengan campuran air garam atau larutan kumur. Untuk menerapkannya, berkumur menggunakan air garam atau larutan kumur tanpa alkohol selama 30-45 detik.
Dengan berkumur, maka bagian gigi yang tersangkut makanan menjadi bersih dan akan mengeluarkan makanan yang tersangkut. Apabila makanan tersangkut cukup dalam, berkumur dan iringi dengan cara lain supaya dapat terlepas.
2. Menyikat gigi
Untuk menjaga kesehatan gigi, dianjurkan untuk rutin menyikat gigi setiap harinya pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Ketika makanan terselip di gigi, cara mengatasinya adalah dengan menyikat gigi.
Menggunakan sikat gigi berbulu lembut memang dapat menjangkau makanan yang tersangkut di gigi. Meski makanan sudah terlepas, terkadang sulit untuk menjangkau sela-sela gigi. Setelah gigi sudah tidak akan makanan yang terselip, pastikan menyikat gigi menggunakan pasta gigi untuk menghilangkan sisa kotoran yang tertinggal.
3. Gunakan benang gigi
Cara mengatasi makanan tersangkut di gigi berikutnya yaitu menggunakan benang gigi. Cara ini dianggap ampuh dan efektif untuk mengatasi makanan yang tersangkut di gigi. Sebab, serat-serat pada benang gigi dapat menjangkau sekaligus membersihkan hingga celah antar gigi.
Penggunaan benang gigi kerap disebut flossing. Tak hanya dapat membasmi makanan yang tersangkut, namun juga yang berada di area gusi apabila diterapkan dengan cara yang benar.
Baca juga: Ketahui 8 Penyebab Gigi Goyang Pada Orang Dewasa Beserta Cara Mencegahnya
Ketika tidak dilakukan dengan cara yang salah, justru akan mendorong sisa makanan masuk lebih dalam dan menjadi lebih sulit dikeluarkan. Untuk itu, pahami caranya dengan baik dan berhati-hati saat mengaplikasikannya.
4. Gunakan interdental brush
Interdental brush merupakan sebuah alat berupa sikat berukuran sangat kecil yang mampu masuk ke sela-sela gigi tanpa melukai gusi. Cara mengatasi makanan tersangkut di gigi menggunakan alat ini perlu dilakukan menggunakan pasta gigi.
Masukan alat ini ke sela-sela gigi dengan gerakan maju-mundur. Pasta gigi yang dioleskan bisa berfungsi membersihkan sela gigi serta permukaan sela-sela gigi jadi lebih sehat dan tahan terhadap karies.
5. Menggunakan water flosser
Selain interdental brush, cara mengatasi makanan tersangkut di gigi dapat ditempuh menggunakan water flosser. Alat ini bekerja dengan menyemprotkan air dengan tekanan yang cukup kuat. Dengan begitu, sisa makanan yang tersangkut dapat terlepas dari gigi.
Sebelum itu, Anda perlu memahami cara kerja dan cara menggunakannnya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, water flosser juga dapat digunakan ketika flossing dengan benang gigi tidak berhasil.
Demikian pembahasan tentang beberapa cara mengatasi makanan tersangkut di gigi. Mengeluarkan sisa makanan tersangkut di gigi untuk mencegah terjadinya infeksi gigi dan gusi. Jika cara diatas kurang efektif, jangan ragu untuk pergi ke dokter gigi.***














