Lifestyle
7 Efek Samping Kemoterapi, Salah Satunya Membuat Rambut Rontok

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Salah satu pengobatan dari perawatan kanker adalah kemoterapi. Sama hal nya dengan obat, ada berbagai efek samping kemoterapi yang bisa dirasakan untuk tubuh.Tentu, efek samping ini juga akan berbeda dirasakan pada setiap orang. Hal ini dipicu jadi jenis penyakit yang diderita.
Sel kanker cenderung tumbuh dengan cepat dan kemoterapi sebagai cara untuk membunuh sel tersebut. Tidak hanya mengobati, adapun ini mempengaruhi sel-sel normal sehat dalam tubuh. Dilansir dari American Cancer Society, kerusakan sel-sel sehat tersebutlah yang menyebabkan efek samping pada tubuh.
Berikut beberapa efek samping kemoterapi yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1.Tubuh Mudah Lelah
Efek samping kemoterapi yang pertama adalah tubuh mudah lelah. Kelelahan adalah salah satu efek samping dari kemoterapi yang paling umum terjadi. Rasa lelah ini cukup mengganggu aktivitas kita sehari-hari.
Karena tubuh mudah lelah, hal ini membuat kita mudah mengantuk dan persendian menjadi lebih rentan. Selain kemoterapi, terapi radiasi, pembedahan dan imunoterapi juga salah satu yang memicu seseorang menjadi lelah.
2. Infeksi Mulut
Efek samping kemoterapi yang kedua adalah infeksi mulut. Dilansir dari American Cancer Society, sejumlah orang mengalami infeksi pada mulut sekitar 1-2 minggu pasca kemoterapi. Rasa sakit bisa berbeda di setiap orang. Mulai dari gusi berdarah, infeksi atau timbul sariawan di sekitar mulut.
Cara mengatasi hal ini bisa dengan berkumur menggunakan air hangat dengan garam dan pasta gigi khusus. Terkadang, gejala bisa semakin parah dan terasa cukup menyakitkan.
Baca juga: 8 Cara Menghilangkan Sariawan dengan Bahan Alami, Cepat dan Tidak Perih
3. Kesulitan Mengingat
Efek samping kemoterapi yang ketiga adalah kesulitan mengingat. Dilansir dari Cancer Concil Victoria, efek samping kemoterapi lainnya yakni juga memengaruhi kerja otak. Sejumlah orang yang mengalami kesulitan berkonsentrasi dan sulit mengingat akan suatu hal.
Adapun ini terkadang juga dibarengi dengan perubahan pendengaran dan gangguan pada saraf. Kondisi ini bisa diatasi dengan terapi khusus dari dokter yang menangani.
4. Rambut Rontok
Efek samping kemoterapi yang keempat adalah rambut rontok. Hal ini menjadi rambut mudah rontok, patah, dan terlihat rusak. Studi dalam National Library of Medicine menemukan bahwa 65% pasien yang menjalani kemoterapi akan mengalami kerontokan rambut.
Setiap rambut yang tumbuh kembali mungkin memiliki tekstur atau warna yang berbeda. Hal ini biasanya akan berlanjut hingga perawatan kemoterapi berakhir, setelah itu rambut akan tumbuh sehat kembali.
Baca juga: 7 Cara untuk Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami
5. Menurunkan Imunitas Tubuh
Efek samping kemoterapi yang kelima adalah menurunkan imunitas tubuh. Kanker dan rangkaian perawatan lainnya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Efek samping dari kemoterapi ini membuat tubuh menjadi lebih rentan dan mudah terkena infeksi.
Karena ini, seseorang akan lebih mudah terkena infeksi virus seperti pilek atau flu. Mengonsumsi sayur dan buah yang sudah dicuci bersih mencegah diri dari terkena penyakit menular berbahaya.
6. Gangguan Saraf
Efek samping kemoterapi yang keenam adalah gangguan saraf. Neuropati merupakan peredangans araf yang disebabkan oleh kerusakan saraf. Adapun efek samping kemoterapi ini membuat tangan, kaki dan anggota tubuh lainnya mengalami kesemutan.
Rasa lemah dan sakit pada tubuh juga salah satu gejala yang sering dialami. Losion yang mengandung lidokain atau capsaicin dapat membantu mengatasi kondisi ini.
7. Anemia
Efek samping kemoterapi yang terakhir adalah anemia. Kemoterapi menurunkan jumlah sel darah merah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh. Efek samping kemoterapi lainnya yakni membuat kita rentan mengalami anemia.
Gejala dari anemia meliputi:
- Sesak napas.
- Kulit pucat.
- Kelelahan dan energi berkurang.
- Detak jantung berdebar kencang.***














