Kesehatan
7 Manfaat Pijat Bayi yang Menakjubkan dan Cara Mengaplikasikannya

Ilustrasi memijat bayi (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Pijat bayi merupakan salah satu tren yang dikenal memiliki banyak manfaat. Sebagai orang tua, Anda tentu pernah memijat buah hati dengan alasan kesehatan. Manfaat pijat bayi dianggap bisa memberikan kenyamanan sama seperti mengendong atau memeluk bayi saat menangis.
Tergolong alternatif pengobatan, memijat bayi juga harus dilakukan dengan penuh kelembutan sambil mengajak anak berbicara atau bernyanyi. Tak boleh sembarang, memijat sang buah hati dilakukan dengan lembut dan hati-hati.
Pasalnya, otot dan kulitnya masih tipis dan sensitif tidak seperti orang dewasa yang memiliki otot yang tahan terhadap tekanan keras. Menurut ahli kesehatan, manfaat pijat bayi bisa membuat detak jantung bayi menjadi lebih tenang. Bahkan, aktivitas ini dapat dijadikan salah satu cara berkomunikasi antara orang tua dan bayi.
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Campak pada Bayi yang Perlu Ibu Ketahui
Berikut beberapa manfaat pijat bayi yang telah faktualid.com rangkum dari alodokter dan hellosehat.
Daftar isi
1. Bayi lebih nyaman dan tenang
Manfaat pijat bayi yang pertama yaitu bayi merasa lebih tenang dan nyaman. Sentuhan fisik yang dilakukan akan mengirim sinyal ke otak si kecil agar memproduksi endorfin dan serotonin lebih banyak.
Kedua hormon tersebut bisa menimbulkan perasaan bahagia melalui pijatan yang dirangsang oleh sistem saraf pusat.
2. Tidur lebih nyenyak
Jika si kecil mengalami sulit tidur, Anda bisa mengambil manfaat pijat bayi untuk membuatnya tidur lebih nyenyak. Rutin menerapkan pijat bayi dinilai memiliki melatonin yang lebih tinggi. Sebagai infomasi, tubuh akan memproduksi melatonin, yakni hormon yang membuat tubuh mengantuk.
Melatonin akan muncul secara alami saat hari mulai gelap. Semakin nyenyak tidur di malam hari, semakin banyak melatonin yang dilepaskan.
Sebuah studi menujukkan bahwa memijat bayi bisa membantu siklus tidur lebih teratur sehingga bayi akan tidur lebih lelap di malam hari dan aktif di siang hari.
3. Mengurangi kadar bilirubin
Bilirubin merupakan pigmen kuning dalam darah dan tinja. Hal ini biasanya terjadi setelah beberapa hari pasca melahirkan. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengaplikasikan pijat pada bayi.
Menurut sebuah penelitian, manfaat pijat bayi yang dilakukan selama 15-20 menit dan fototerapi dapat mengurangi kadar bilirubin yang di alami si kecil lebih cepat ketimbang hanya melakukan fofoterapi saja.
4. Memperkuat hubungan
Apakah Anda menyadari bahwa manfaat pijat bayi dapat memperkuat hubungan antara orang tua dan buah hatinya? Tanpa disadari ini merupakan cara sederhana dan efektif dalam meningkatkan hubungan emosional diantara keduanya.
Manfaat ini didukung oleh studi yang mengungkapkan, memijat bayi dapat meningaktakn kepekaan orang tua terhadap pertumbuhan si kecil serta menurunkan gejala depresi yang mungkin terjadi setalah melahirkan.
5. Melancarkan pencernaan
Manfaat pijat bayi berikutnya yaitu melancarkan pencernaan. Cobalah bersentuhan fisik dengan si kecil lalu memijatnya. Hal ini dianggap bisa melancarkan sistem pencernaan sehingga bayi lebih lancar bergerak dan lebih nyaman.
Baca juga: 4 Cara Membersihkan Kerak di Kepala Bayi, Ibu Wajib Tahu!
Jika bayi mengalami perut kembung atau sembelit, dirinya akan merasa nyaman pasca meneriman pijatan tersebut.
6. Mendukung perkembangannya
Selain melancarkan pencernaan, manfaat pijat bayi ternyata dapat mendukung perkembangan si kecil, khususnya bayi prematur. Pijat yang dilakukan pada bayi yang lahir prematur akan membuatnya menjadi lebih matang dari sisi motorik maupun perilakunya.
Kendati demikian, manfaat pijat bayi ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut terkait efektivitasnya.
7. Mendukung pertumbuhan otak bayi
Siapa sangka, manfaat pijat bayi mampu mendukung pertumbuhan otak bayi. Sentuhan yang dilakukan oleh orang tua akan melahirkan sel-sel baru pada otaknya yang diperlukan guna tumbuh kembang otak.
Selain itu, aktivitas ini akan membuat si kecil belajar berbagi hal baru, misalnya komunikasi bayi terhadap ibunya. Hal tersebut akan menghasilkan suatu zat pada berperan mengendalikan impuls saraf yang berkaitan dengan kemampuan motorik dan sensorik yang disebut mielin.
Cara memijat bayi
Setelah mengetahui manfaat pijat bayi, penting untuk mengetahui cara memijat bayi dengan benar. Anda bisa memijat bayi di rumah tanpa perlu membawa si kecil ke pusat perawatan bayi atau spa bayi.
Berikut cara memijat bayi:
- Siapkan alas pijat berupa handuk atau kain lembut terlebih dahulu dan dan sediakan popok kain atau popok sekali pakai untuk diganti setelah dipijat.
- Agar buah hati lebih tenang dan nyaman, Anda bisa menutup tirai atau meredupkan sedikit lampu ruangan agar cahayanya tidak terlalu menyilaukan.
- Pastikan juga bahwa suhu ruangan cukup hangat karena Anda harus melepas selimut dan pakaian bayi selama ia dipijat.
- Perhatikan reaksi bayi Anda terhadap gerakan pijatan. Bayi akan menangis atau merengek kalau merasa tidak nyaman.
Pijat pada bayi umumnya dilakukan 45 menit setelah menyusui. Jika dilakukan terlalu cepat bisa membuatnya muntah. Untuk mendapatkan manfaat pijat bayi dengan maksimal, pastikan tidak melakukan pijatan tersebut lebih dari 15 menit. Hentikan saat bayi tidak menyukai sensainya.***













