Connect with us

Kesehatan

6 Manfaat Diet Rendah Garam, Tingkatkan Kualitas Diet hingga Jaga Kesehatan Jantung

Diterbitkan

pada

manfaat diet rendah garam

Foto Ilustrasi (Sumber: uofmhealth.org)

FAKTUAL-INDONESIA: Diet rendah garam merupakan salah satu diet yang belakangan ini kerap dilakukan. Meski garam dapat menjalankan fungsi sel tubuh dan keseimbangan elektrolit, asupan garam berlebih nyatanya bisa berbahaya bagi kesehatan. Dengan mengambil manfaat diet rendah garam, Anda dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit berbahaya.moon

Diet rendah garam di sini dilakukan untuk membatasi asupan garam hingga batas aman. Penyakit yang dapat terserang ketika mengonsumsi garam terlalu banyak yakni tekanan darah tinggi yang mengarah dan memicu penyakit jantung hingga stroke. Meski begitu, kekurangan natrium juga tidak baik bagi kesehatan.

Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, konsumsi garam harian yang disarankan adalah 2.000 mg atau tidak lebih dari satu sendok teh garam. Seseorang yang menjalakan diet rendah garam, tentu dapat terhindar dari berbagai penyakit kronis.

Baca juga: Berkalori Rendah Tapi Kaya Kandungan Air, Labu Cocok Jadi Menu Diet

Berikut beberapa manafaat diet rendah garam yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Mengurangi risiko kanker

Manfaat diet rendah garam yang pertama yaitu mengurangi risiko terkena kanker. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa asupan garam berlebih mampu meningkatkan risiko kanker.

Advertisement

Seseorang yang meningkatkan asupan sekitar 5 gram garam makanan per hari, maka orang tersebuat akan berisiko terkena kanker perut meningkat menjadi 12 persen.

Hal ini karena garam bisa merusak lapisan mukosa lambung, meningkatkan risiko peradangan, dan mendukung pertumbuhan bakteri H. pylori. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kanker usus. Makanan yang direkomendasikan guna menekan risiko kanker adalah buah dan sayuran.

2. Meningkatkan kualitas diet

Beberapa makanan yang sering dimakan seperti makanan beku, makanan cepat saji, dan makanan kemasan dikenal memiliki kandungan lemak, kalori, dan garam yang tinggi. Berlebihan mengonsumsi ketiganya dikatakan bisa menyebabkan diabetes, obesitas, dan penyakit jantung.

Setelah Anda berhenti memakan makanan tersebut, otomatis Anda akan memperbaiki asupan nutrisi sehingga manfaat diet rendah garam dapat meningkatkan kualitas diet secara keseluruhan.

3. Menurunkan tekanan darah

Manfaat diet rendah garam berikutnya yaitu menurunkan tekanan darah. Meski diet rendah garam turun tidak banyak, namun sangat berguna bagi para penderita tekanan darah tinggi, seperti pengidap hipertensi.

Advertisement

Menurut beberapa penelitian, diet rendah garam selama 4 minggu atau lebih akan menurunkan tekanan darah yang cukup tinggi pada orang sehat dan pasien hipertensi. Para partisipan mengaku, tekanan darah tinggi mereka mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 5,39 mmHG dan tekanan diastolik sebesar 2,82 mmHG.

Baca juga: Diet Tetap Makan Nasi, Konsumsi Jenis yang Lain

4. Membentuk tulang lebih kuat

Selain menurunkan tekanan darah, manfaat diet rendah garam juga bisa membentuk tulang menjadi lebih kuat. Sebagai informasi, garam menyimpan sifat ion yang dapat menarik sejumlah kandungan kalsium dari tulang.

Sudah diketahui untuk mencegah osteoporosis dan menguatkan tulang, manusia membutuhkan asupan kalsium. Guna menjaga pasokan kalsium tidak hilang, batasilah konsumsi garam agar tulang tetap kuat.

Apabila Anda sudah menerapkan diet satu ini, hindari juga makanan olahan bercita rasa gurih dan asin serta pililah makanan sehat. Supaya asupan garam tetap terkendali, sebaiknya memasak menu makanan di rumah.

5. Mengurangi risiko penyakit ginjal

Siapa sangka, manfaat diet rendah garam dapat mengurangi risiko penyakit ginjal. Pasalnya, kadar natrium terlalu banyak akan membuat merusak ginjal yang sudah terganggu. Penyakit ginjal, seperti penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal dapat berdampak negatif pada fungsi ginjal.

Advertisement

Apabila ginjal sudah terganggu, organ ini sulit atau tidak dapat berfungsi secara optimal dalam menghilangkan kelebihan natrium atau cairan dari tubuh. Jika kadar garam terlalu tinggi, hal ini akan membentuk tekenan dalam darah yang mengakibatkan kerusakan ginjal lebih lanjut yang sudah rusak.

Dilansir dari Healthline, sebuah tinjauan terhadap 11 studi pada orang yang mengalami menemukan bahwa pembatasan natrium sedang secara signifikan mampu mengurangi tekanan darah dan protein dalam urin (penanda kerusakan ginjal).

6. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat diet rendah garam yang terakhir adalah menjaga kesehatan jantung. Makanan yang mengandung banyak garam bisa menyebabkan kelebihan cairan pada penderita gagal jantung dan menyebabkan komplikasi yang berbahaya, seperti sesak napas.

Itulah mengapa orang dengan gagal jantung ringan perlu membatasi asupan garam hingga hingga 3.000 mg per hari. Selain itu, ketika kadar kolesterol tubuh tinggi, penumpukan plak dan lemak di pembuluh darah juga meningkat. Dampaknya, Anda berisiko terkena serangan atau kerusakan jantung.***

Baca juga: Banyak Jenis Diet bagi Lelaki agar Terhindar Risiko Penyakit Kronis

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement