Connect with us

Kesehatan

7 Cara Mengendalikan Emosi agar Tidak Berdampak Negatif

Diterbitkan

pada

cara mengendalikan emosi

FAKTUALidEmosi merupakan suatu kondisi yang lumrah dialami seseorang. Emosi memiliki banyak jenis, mulai dari senang, bahagia, takut, cemas, hingga marah. Melakukan hal berlebihan sangat tidak bagus, termasuk emosi berlebih. Untuk itu, kamu perlu mengetahui cara mengendalikan emosi agar tidak berdampak buruk.

Emosi merupakan ekspresi normal yang dialami seseorang tentang respon terhadap berbagai hal yang terjadi dalam keseharian. Setiap orang pernah merasa emosi atau marah. Akan tetapi, setiap orang memiliki sikap yang berbeda dalam menanggapi kemarahan.

Namun, kebanyakan orang ketika mengalami emosi negatif terkadang dapat menimbulkan perilaku negatif. Jika tidak dikendalikan, ekspresi emosi negatif dapat membahayakan hubungan pekerjaan, pertemanan, hingga kesehatan diri sendiri.

Hal ini yang membuat seseorang harus menahan emosi agar tidak meledak dan mengakibatkan kerugian kedepannya secara tepat.

Advertisement

Baca juga: Orangtua Perlu Ajak Anak Kenali dan Kelola Emosi Bersama

Berikut beberapa cara mengendalikan emosi yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Buang pikiran buruk

Cara mengendalikan emosi yang pertama yaitu dengan membuang pikiran buruk. Ketika kamu sedang mendapat masalah, secara tidak langsung otak akan merespon dan memikirkan cara menyelesaikan masalah dengan baik. Terkadang, pikiran buruk datang menghantui dan kamu harus berusaha agar tidak memunculkan reaksi negatif.

Menghindari diri agar tidak terlalu larut dalam masalah justru akan meringankan sedikit beban. Terdengar sulit memang, tapi kamu perlu mencobanya untuk melupakannya sementara waktu agar kamu dapat lebih rileks. Mencari udara segar setidaknya dapat membantu untuk membangkitkan pikiran ke arah yang positif.

2. Jangan langsung bereaksi

Saat emosi, seseorang akan mudah mengatakan sesuatu yang semesti tidak dilontarkan. Tindakan tersebut nantinya akan menimbulkan penyesalan. Untuk itu, kamu perlu menahan pemicu emosi agar tidak menjadi masalah dalam hidup.

Cobalah menenangkan diri dengan menarik napas sebagai cara mengendalikan emosi. Dengan melakukannya selama lima menit, detak jantung akan kembali normal. Tanamkan pada pikiran bahwa semua ini hanya sementara dan pasti ada jalan keluar.

Advertisement

3. Memenangkan diri

Cara mengendalikan emosi berikutnya yaitu dengan memenangkan diri. Berpikir positif secara logis akan membuat kamu menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang sedang dialami. Agar tidak semakin rumit, tenangkan diri sejenak agar masalah dapat berkurang sedikit demi sedikit.

Kamu dapat mengalihkan pikiran agar pikiran kamu menjadi rileks. Kamu juga bisa melakukannya dengan cara menarik napas dalam-dalam atau menghitung perlahan untuk menurunkan emosi.

4. Mengidentifikasi apa yang dirasakan

Agar emosi dapat diatasi dan dikendalikan, melakukan identifikasi terhadap suasana yang dirasakan dapat berdampak tentang cara seseorang mengontrol emosi. Kamu dapat mengidentifikasi dengan bertanya kepada diri sendiri, seperti:

  • Apa yang sebenarnya sedang kamu rasakan?
  • Apa yang membuat kamu merasakan hal tersebut?
  • Apakah ada penjelasan masuk akal atas situasi yang sedang dialami?
  • Apa yang akan dilakukan untuk melampiaskan perasaan?
  • Bagaimana cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi situasi tersebut?

Baca juga: Perlu Diketahui, 7 Cara Menjaga Kesehatan Mental

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, akan merubah mindset di kepala yang dapat merubah reaksi saat pertama kali muncul. Cobalah dengan berlatih melakukannya meskipun terlihat sulit sebagai cara mengendalikan emosi.

5. Pancarkan emosi positif

Berlarut dalam emosi negatif tentu tidak baik, Daripada terus memikirkannya, sebaiknya kamu perlu mencari solusi untuk menyelesaikan permasalah yang justru bisa menimbulkan aura positif sehingga membuatnya menjadi lebih tenang.

Kamu perlu mempertimbangkan bahwa semua yang terjadi tidak terjadi secara kebetulan. Jadikan acuan positif dengan mengambil manfaat atas segala hal yang terjadi untuk menepis emosi buruk. Cara mengendalikan emosi ini dapat kamu lakukan untuk memperbaiki kesalahan agar selanjutnya tidak terjauh di lubang yang sama.

Advertisement

6. Konseling

Cara mengendalikan emosi berikutnya yaitu dengan mencari bimbingan atau bantuan yang tepat. Pada waktu tertentu, kamu membutuhkan pemikiran orang lain saat ingin melakukan suatu tindakan untuk memahami diri sendiri.

Kamu dapat menceritakan masalah yang sedang dialami dengan orang tua, pasangan, sahabat, atau dapat melakukan konseling dengan psikiater agar kemarahan berlebih dapat teratasi.

7. Berlapang dada

Cara mengendalikan emosi yang terakhir yaitu dengan berlapang dada. Saat masalah datang, kamu harus menerima dan berlapang dada dengan masalah yang terjadi. Kamu perlu memahami bahwa ada beberapa hal yang tidak mungkin diubah. Seberat atau sesulit apapun masalah, kamu harus bisa bangkit untuk membuktikan bahwa kamu baik-baik saja.***

Baca juga: Kenali 7 Varian Depresi, Beserta Penyebabnya

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement