Connect with us

Kesra

Cegah Covid-19, ITS Evaluasi Kembali Pelaksanaan PTM

Diterbitkan

pada

Mahasiswi Departemen Teknik Geofisika ITS saat melakukan scan PeduliLindungi sebelum masuk kelas PTM

FAKTUAL-INDONESIA: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), sejak 7 Februari lalu. Seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kota Surabaya, pergruuan tinggi negeri di Surabaya ini melakukan evaluasi PTM agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 lebih luas.

Menurut Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT mengatakan, evaluasi ini dilakukan oleh delapan fakultas yang terdapat di ITS. “Dalam kegiatan evaluasi ini, terdapat beberapa fakultas yang masih memiliki kendala dalam penyelenggaraan secara hybrid,” ujarnya, Sabtu (2/2/2022).

ITS sendiri telah melakukan beberapa upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sivitas akademikanya. Salah satunya adalah pengalokasian Wisma Bougenville ITS sebagai ruang isolasi mandiri (isoman) untuk warga ITS yang terpapar Covid-19.

Pimpinan ITS juga mengedarkan surat keputusan yang menyatakan perkuliahan harus diselenggarakan secara daring. “Namun, karena situasi ini bersifat dinamis, kami serahkan kepada pihak departemen untuk menentukan perkuliahan dilaksanakan secara hybrid atau daring,” ujarnya.

Meskipun protokol kesehatan (prokes) telah diterapkan dengan ketat oleh sivitas akademika ITS, masih terdapat beberapa kejadian yang menyebabkan penyebaran Covid-19 terjadi di lingkungan ITS. Salah satunya adalah terjadinya pengumpulan mahasiswa di beberapa tempat saat akan mengikuti PTM seperti Gedung Tower ITS 1, Gedung Unit Penyelenggara Mata kuliah Bersama (UPMB), dan Gedung Subdirektorat Koordinasi Perkuliahan Bersama (SKPB).

Advertisement

Menurut laporan dari beberapa satuan petugas (Satgas) Covid ITS, banyak petugas yang kewalahan dalam mengatur mahasiswa yang berkumpul di lingkungan ITS tersebut. Masih banyaknya ruang kelas yang belum dibuka juga menyebabkan banyaknya mahasiswa yang kumpul di satu tempat.

Beberapa departemen akhirnya harus menerapkan penutupan sementara karena penyebaran Covid-19 yang rumit tersebut. Di antaranya adalah Departemen Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Kimia, Teknik Informatika, dan beberapa departemen lainnya. “Penutupan sementara tersebut dilakukan oleh beberapa departemen selama lima hari,” ujarnya.

ITS telah menyediakan beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh dosen yang mengajar secara hybrid atau pun daring di lingkungan ITS, seperti wi-fi di setiap departemen, penyediaan kamera tracking, papan pintar, dan beberapa fasilitas lainnya. Namun, masih terdapat dosen yang kesulitan dalam menggunakan fasilitas tersebut. Sehingga, perlu disediakan teknisi yang dapat membantu dosen dalam mempersiapkan perkuliahan secara hybrid maupun daring.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement