
FAKTUAL-INDONESIA: Pangeran Harry tidak pernah menganggap Camilla sebagai ibu tiri yang jahat meskipun mereka sudah lama tidak bicara. Bahkan Pangeran Harry mengatakan dia memiliki belas kasihan...

FAKTUAL-INDONESIA : Pelelangan ikan tuna di Pasar Toyosu, Tokyo telah dimulai pada 5 Januari lalu. Seekor ikan tuna seberat 212 kilogram berhasil terjual dengan harga Rp4,2...

FAKTUAL-INDONESIA: Serangan terhadap angkatan bersenjata Ukraina adalah bagian dari operasi pembalasan, kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal Igor Konashenkov. Angkatan bersenjata Rusia telah menewaskan lebih...

FAKTUAL-INDONESIA: Ukraina kembali memberikan pukulan terhadap Rusia dalam perang melelahkan yang berlangsung sejak Februari 2022 lalu. Pukulan Ukraina terjadi setelah berhasil meroket 2 (dua) pembangkit listrik...

FAKTUAL-INDONESIA: Polisi Jerman menahan seorang warga negara Iran berusia 32 tahun yang diduga telah mendapatkan racun sianida dan risin yang mematikan untuk melakukan serangan “bermotif Islam”....

FAKTUAL-INDONESIA: Makin panas pengungkapan perselisihan dan konflik dalam keluarga Kerajaan Inggris oleh Pangeran Harry. Setelah membuat geger dengan pengakuan mengejutkan pada buku memoar bertajuk Spare, Pangeran...

FAKTUAL-INDONESIA: Iran menggantung lagi 2 (dua) pria, Sabtu (7/1/2023) yang dituduh telah membunuh petugas keamanan selama unjuk rasa protes anti pemerintah setelah kematian wanita Iran Kurdi...

FAKTUAL-INDONESIA: Miliarder Jack Ma yang menghilang setelah berseteru dengan pemerintah China terlihat bersantai di Bangkok, Thailand. Pendiri Grup Alibaba Jack Ma terlihat bersosialisasi di Bangkok minggu...

FAKTUAL-INDONESIA: Amerika Serikat pada Jumat mengeluarkan sanksi baru yang menargetkan pemasok drone Iran yang menurut Washington telah digunakan untuk menargetkan infrastruktur sipil di Ukraina selama konflik...

FAKTUAL-INDONESIA: Ukraina menilai tawaran gencatan senjata sepihak dari Rusia sebagai sebuah tipuan dan akal-akalan mengulur waktu untuk menghimpun kekuatan. Dengan kecurigaan itu maka Ukraina tegas menolak...