Connect with us

Internasional

Peternak Ayam di Thailand Berikan Ganja Sebagai Pakan, Klaim Tingkatkan Kualitas Daging

Diterbitkan

pada

Peternak Ayam di Thailand Berikan Ganja Sebagai Pakan

Peternak Ayam di Thailand Berikan Ganja Sebagai Pakan, Klaim Tingkatkan Kualitas Daging (Foto Ilustrasi: Britannica)

FAKTUAL-INDONESIA: Kumpulan peternak ayam di Lampang, Thailand Utara memberikan makan ayam-ayamnya dengan ganja. Para peternak mengklaim bahwa pola makan baru ini dapat meningkatkan kualitas daging dan telur ayam mereka.

Presiden perusahaan komunitas Peth Lanna, Sirin Chaemthet mengatakan para peternak disana menemukan induk ayam beberapa menderita bronkitis unggas meskipun telah disuntik antibiotik. Hingga akhirnya, mereka menempuh cara yang tidak biasa, yakni memberi makan ayam dengan ganja.

Salah satu mimpi buruk terburuk bagi komunitas tersebut dalah ayam mereka jatuh sakit. Terdapat sebuah eksperimen baru yang melibatkan Fakultas Pertanian Universitas Chiang Mai.

Peneliatan tersebut menunjukkan bahwa ayam dilaporkan memiliki kekebalan lebih tinggi terhadap penyakit setelah mengonsumsi ganja serta mampu menahan cuaca ekstrim.

Baca juga: 20 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan BNN

“Petani memilih ganja setelah induk ayam ditemukan menderita bronkritis burung, dan tidak sembuh setelah diberi antibiotik,” kata Sirin, dikutip dari The Straits Times melalui Mustshare News, Kamis (16/6/2022).

Advertisement

Sejak sejak itu, peternak ayam di Thailand berikan ganja sebagai pakan ternak. Hasilnya, mereka mengklaim cara tak biasa ini mampu meningkatkan kualitas daging dan telur ayam .

Sirin menambahkan bahwa perusahaan telah menjual daging ayam dan telur masing-masing seharga 100 baht (sekira Rp42.000 per kilo dan 6 baht (Rp2.500) setelah para peternak ayam di Thailand berikan ganja sebagai pakan ternak.

Selain itu, perusahaan tersebut menjual nasi ayam dan berencana untuk menjual ayam panggang di masa depan. Sejauh ini, nasi ayam berbahan ayam yang diberi pakan ganja mendapat respon yang baik, kata Ibu Sirin.

Menurut The Nation Thailand, ayam yang diberi makan ganja ini memenuhi permintaan pelanggan yang menginginkan makanan sehat dan organik.

Baca juga: Malaysia Larang Ekspor Ayam, Singapura Terancam Kekurangan Hidangan Khas Nasi Ayam

Presiden Dewan Petani Nasional Thailand Prapat Panyachatrak memperingatkan bahwa antibiotik dalam daging dan telur ayam dapat membahayakan kesehatan konsumen. Kemungkinan ini bisa mengakibatkan penurunan kekebalan dan alergi, berdasarkan laporan The Nation Thailand.

Advertisement

Para peternak ayam di Thailand berikan ganja sebagai pakan mulai banyak dipraktikkan. Di sisi lain, ganja tidak hanya menjamin keselamatan konsumen tetapi juga meningkatkan nilai komersial produk ayam.

Lanjutkan Membaca