Home Internasional Mahasiswa ITS Raih Penghargaan di Singapore Model United Nations 2021

Mahasiswa ITS Raih Penghargaan di Singapore Model United Nations 2021

oleh Dwipraya

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Empat mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memborong empat penghargaan dalam ajang bergengsi Singapore Model United Nations (SMUN) 2021. Ajang ini merupakan sebuah konferensi simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengasah kemampuan peserta untuk menjadi diplomat.

Menurut salah satu delegasi ITS, Kennard Mahib Bariumanto, ajang SMUN itu diselenggarakan selama empat hari, mulai 7 Juni lalu, secara virtual. “Konferensi ini menyediakan wadah bagi delegasi nasional dan internasional, baik di sekolah menengah maupun universitas, untuk terlibat dengan masalah internasional secara diplomatik,” ujarnya, Kamis (17/6/2021).

Para peraih penghargaan itu antar lain Kennard Mahib Bariumanto (Departemen Sistem Informasi) dan Letarensky Thereshanauly (Departemen Teknik Transportasi Laut) yang berhasil meraih penghargaan Verbal Commendation, serta Jemima Audrey Natasha (Departemen Teknik Perkapalan) sebagai Most Outstanding Delegate, dan Muhammad Fikrar Claverio (Departemen Arsitektur) sebagai Best Position Paper.

Dalam konferensi ini, mereka tak hanya diuji kemampuan berbahasa Inggrisnya, tetapi juga diplomasi, negosiasi, kepemimpinan, pidato impromptu, drafting, dan problem solving skills lainnya. Di kompetisi SMUN, mereka diberikan topik untuk didiskusikan dan suatu negara yang akan dipresentasikan.

Dalam empat hari, kata dia, peserta diberikan waktu untuk melakukan sesi debat selama 8 kali dengan durasi masing-masing 2,5 jam. Sebelum sampai di tahap ini, mereka perlu melewati empat seleksi yang terdiri dari seleksi berkas, Focus Group Discussion, simulasi, dan interview.

Menurut mahasiswa kelahiran Jakarta, 6 Juni 2001 ini, tim ITS telah melakukan persiapan secara matang selama tiga bulan. Berkat bimbingan mentor yang ada di ITS MUN Club, Kean mengaku mendapat banyak pelajaran. Misalnya debat kusir, yaitu latihan debat untuk berpikir secara impromptu dan kritis. “Selain itu, kami juga dilatih dalam hal manner, speech, penguasaan materi, tips dan trik, hingga kepenulisan,” terangnya.

Sebelum mengikuti SMUN, Kean dan ketiga rekannya telah banyak menyabet penghargaan di kompetisi MUN yang lain. Tak heran, ITS MUN Club sendiri memang kerap mengirim delegasinya ke berbagai ajang internasional, dari Jerman hingga Belanda. “Kemenangan kita kali ini tentu merupakan pencapaian tertinggi bagi kami karena mampu membawa nama ITS di kancah internasional,” ujarnya bangga.

Kean berharap ITS MUN Club yang kini telah menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dapat mengirimkan lebih banyak delegasi di kompetisi bergengsi lainnya. Pihaknya juga berharap semakin banyak mahasiswa ITS yang turut bergabung di ITS MUN Club karena bisa membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka di depan publik.(Akbar Surya)***

Tinggalkan Komentar