Internasional
Berduka Pecah Perang di Eropa, Presiden China Xi Jinping Ajak Dialog Setara Akhiri Krisis Rusia-Ukraina

Presiden China, Xi Jinping. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: China akan mengupayakan dialog setara antara UE, Rusia, AS, dan NATO. Presiden China Xi Jinping menekankan bahwa “situasi saat ini di Ukraina mengkhawatirkan, dan pihak China sangat berduka dengan pecahnya perang lagi di benua Eropa.”
Beijing akan senang melihat dialog yang setara antara Uni Eropa, Rusia, AS dan NATO, Presiden China Xi Jinping mengatakan pada hari Selasa (8/3/2022) pada pertemuan puncak virtual dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.
“China akan senang melihat dialog setara antara UE, Rusia, Amerika Serikat, dan NATO,” kata Xi.
Presiden China juga mencatat bahwa negaranya mendukung Prancis dan Jerman dalam mempromosikan kerangka keamanan Eropa yang seimbang, efektif dan berkelanjutan untuk kepentingan dan keamanan abadi Eropa, dan dengan menegakkan otonomi strategisnya.
Pemimpin China itu menekankan “kita perlu bersama-sama mendukung pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina, dan mendorong kedua belah pihak untuk menjaga momentum negosiasi, mengatasi kesulitan, menjaga pembicaraan berjalan dan membawa hasil damai.” “Kita perlu menyerukan pengekangan maksimum untuk mencegah krisis kemanusiaan besar-besaran,” tambah Xi dan mengingat bahwa China mengusulkan inisiatif enam poin tentang situasi kemanusiaan di Ukraina dan siap untuk menyediakan Ukraina dengan pasokan bantuan kemanusiaan lebih lanjut.
Dia menekankan “situasi saat ini di Ukraina mengkhawatirkan, dan pihak China sangat berduka dengan pecahnya perang lagi di benua Eropa.”
Xi menekankan bahwa China “menjaga bahwa kedaulatan dan integritas teritorial semua negara harus dihormati, tujuan dan prinsip Piagam PBB harus dipatuhi sepenuhnya, masalah keamanan yang sah dari semua negara harus ditanggapi dengan serius, dan semua upaya yang kondusif untuk penyelesaian damai krisis harus didukung.” ****














