Internasional
Pesawat Tanzanian Precision Air Jatuh ke Danau Victoria, 17 Orang Belum Ditemukan

Hanya sirip ekor yang dapat dilihat di atas air, dikelilingi oleh perahu dan petugas penyelamat
FAKTUAL-INDONESIA: Sebuah pesawat penumpang Tanzania jatuh ke Danau Victoria saat berusaha mendarat di kota tepi danau Bukoba.
Penerbangan Precision Air membawa 43 orang, 26 di antaranya telah diselamatkan dan dikirim ke rumah sakit, kata seorang pejabat setempat.
Petugas penyelamat dan nelayan setempat berada di lokasi untuk mencari korban selamat.
Pesawat hampir sepenuhnya tenggelam dengan hanya sirip ekor berwarna coklat dan hijau di atas air, dikelilingi oleh petugas penyelamat dan perahu nelayan.
Salah satu ujung landasan pacu di bandara Bukoba terletak tepat di sebelah pantai.
Pekerja darurat menggunakan tali untuk mencoba dan menarik pesawat ATR-42 keluar dari Danau Victoria, danau terbesar di Afrika.
“Kami ingin melihat apakah roda pendarat macet sehingga kami dapat meminta lebih banyak bantuan teknis untuk mendorongnya keluar dari perairan,” kata pejabat tinggi regional Albert Chalamila.
Dua pilot dan dua awak termasuk di antara 17 orang masih belum ditemukan.
Presiden Samia Suluhu Hassan telah menyatakan belasungkawanya kepada mereka yang terkena dampak dan menyerukan ketenangan saat operasi penyelamatan berlanjut.
Pesawat itu terbang dari kota terbesar Tanzania, Das es Salaam, ke Bukoba melalui Mwanza ketika dilaporkan mengalami badai dan hujan lebat.
Precision Air adalah maskapai penerbangan swasta terbesar Tanzania dan sebagian dimiliki oleh Kenya Airways. Didirikan pada tahun 1993 dan mengoperasikan penerbangan domestik dan regional. ***













