Hukum
Korban Tewas Santri Akibat Bangunan Ponpes di Sidoarjo Ambruk Jadi 10 Orang

Reruntuhan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur yang roboh. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Korban tewas akibat ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, yang ambruk pada Senin (29/9/2025) sore, kini menjadi 10 orang.
Pada Jumat (3/10/2025), evakuasi hari keempat terhadap korban insiden ambruknya Ponpes tersebut terus dilakukan. Hingga saat ini, ada 113 korban yang ditemukan. Rinciannya, 103 korban selamat dan 10 meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan, pada Jumat hari (3/10), total lima korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga : Ambruknya Bangunan di Ponpes Sidoarjo Jadi Pelajaran, Kata Menag Nasaruddin Umar
“Sehingga total semua pada hari ini adalah korban ditemukan lima orang dan semua dalam kondisi meninggal dunia sehingga kalau dijumlahkan seluruh korban yang ditemukan 10 meninggal dunia, 103 selamat,” kata Nanang, Jumat (3/10/2025).
Sebagai informasi, peristiwa tersebut terjadi saat para santri tengah melaksanakan salat berjamaah Ashar di gedung tiga lantai yang masih dalam tahap pembangunan itu.
Baca Juga : Kolam Air di Ponpes Gontor 5 Roboh, Empat Tewas dan Puluhan Terluka
Semua korban yang terevakuasi hari ini berada di lantai satu musala tersebut.
“Dua pertama itu di tempat wudu, kemudian yang duanya lagi ada di sisi sebelah kirinya atau di di bagian belakang dan juga yang kelima juga di sekitar situ,” pungkas Nanang.
Proses evakuasi hingga saat ini terus dilanjutkan. Alat berat ekskavator juga terlihat membersihkan area sekitar reruntuhan bangunan.***














