Selebritis
Mantan Penyanyi Cilik Santi Sardi Dikabarkan Meninggal Dunia

Mantan artis cilik Santi Sardi meninggal dunia dalam usia 56 tahun. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Mantan penyanyi cilik Santi Sardi yang populer dengan lagu ciptaan Titiek Puspa berjudul “Menabung” di era 70an dikabarkan meninggal dunia dalam usia 56 tahun.
Kabar duka ini disampaikan sang adik yang juga aktor Lukman Sardi melalui akun Instagram @lukmansrd. Santi diketahui merupakan anak dari musisi legendaris mendiang Idris Sardi.
Baca Juga : Mantan Menag Surya Dharma Ali Meninggal Dunia
“Hi Mbak tugas Mbak Santi sudah selesai di dunia ini… meski rasa kehilangan begitu besar tapi yang penting Mbak Santi udah nggak sakit lagi….kita semua bakalan merindukan Mbak Santi..” kata Lukman Sardi dalam unggahan tersebut dikutip, Sabtu (9/8/2025).
Dalam unggahan Instagram Story Lukman Sardi, Santi meninggal dunia di Rumah Sakit Kramat 128, Jakarta Pusat pada pukul 15.21 WIB, Jumat (8/8/2025).
Pemakaman pun telah dilangsungkan pada Sabtu pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo Blad AAI.
Dalam unggahan Instagram Lukman Sardi, ia membagikan beberapa potongan foto saat Santi Sardi masih muda serta saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Ada juga foto keduanya saat masih kecil dan foto saat keduanya mengabadikan momen bersama sosok sang ayah Idris Sardi.
“Sekarang Mba Santi sudah tenang dalam kedamaian abadi.. Rest In Love Mbak, dan peluk erat buat papa ya .. Love you much Mbak,” tutup Lukman Sardi memberikan salam perpisahan untuk sang kakak.
Baca Juga : Ekonom Senior Kwik Kian Gie Meninggal Dunia dalam Usia 90 Tahun
Santi Sardi dalam industri hiburan Indonesia dikenal sebagai seorang penyanyi dan aktor cilik di era 70-an.
Ia mempopulerkan beberapa lagu di antaranya “Menabung” dan “Mama No 1 di Dunia” yang diciptakan oleh maestro Titiek Puspa. Ada juga lagu “Sik Sik Musik Asyik” dan “Putri Jeruk”.
Di dalam karier akting, ia diketahui pernah berperan di film “Melawan Badai” (1974), “Selalu di Hatiku” (1975), “Jangan Menangis Mama” (1977), hingga “Senyum untuk Mama” (1980).***












