Connect with us

Ekonomi

Inflasi Juli 2022 Capai 4,94 Persen, Akan Kembali Dalam Sasaran pada 2023

Avatar

Diterbitkan

pada

Inflasi Juli 2022

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan Inflasi Juli 2022 Capai 4,94 Persen pada Senin (1/8/2022) (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi Juli 2022 sebesar 0,64 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,80. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan inflasi pada Juni 2022 yang tercatat sebesar 0,61 persen.

Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan, inflasi IHK Juli 2022 tercatat 4,94% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,35% (yoy). Ini merupakan inflasi yang tertinggi sejak Oktober 2015, di mana pada saat itu terjad inflasi 6,25 persen secara yoy.

Untuk keseluruhan tahun 2022, inflasi IHK diprakirakan lebih tinggi dari batas atas sasaran, dan akan kembali ke dalam sasaran 3,0±1% pada 2023.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, seluruh kota mengalami inflasi, dan tertinggi terjadi di Kendari sebesar 2,27 persen. Sedangkan terendah ada di Pematang Siantar dan Tanjung.

Baca juga: Rupiah dan IHSG Menguat Seiring Meredanya Kekhawatiran Terhadap Inflasi

“Inflasi terendah terjadi di Pematang Siantar dan Tanjung masing-masing sebesar 0,04 persen,” kata Margo dalam koferensi pers virtual, Senin (1/8/2022).

Advertisement

Margo menerangkan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu terbesar pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,16 persen,.

Kemudian, kelompok transportasi sebesar 1,13 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,47 persen, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran masing-masing sebesar 0,34 persen.

Selanjutnya kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,33 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,27 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,25 persen.

Baca juga: Indonesia Harus Siap Hadapi Ancaman Krisis Pangan di Tengah Potensi Resesi Global

Lalu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,23 persen, dan kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.

Margo menjelaskan juga bahwa tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juli) 2022 sebesar 3,85 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2022 terhadap Juli 2021) sebesar 4,94 persen. Komponen inti pada Juli 2022 mengalami inflasi sebesar 0,28 persen.

Advertisement

“Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Juli) 2022 sebesar 2,11 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juli 2022 terhadap Juli 2021) sebesar 2,86 persen,” jelas Margo, yang dikutip pada Rabu (3/8/2022).***

Lanjutkan Membaca
Advertisement