Connect with us

Ekonomi

Rupiah Melemah Saat Perdagangan Ditutup, IHSG BEI Menguat dari Pagi hingga Sore

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Rupiah Melemah Saat Perdagangan Ditutup, IHSG BEI Menguat dari Pagi hingga Sore

Nilai tukar (kurs) rupiah sempat menjanjikan ketika menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (30/10/2025) pagi sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bertahan sejak pembukaan hingga penutupan

FAKTUAL INDONESIA: Nilai tukar (kurs) rupiah hanya menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (30/10/2025) namun kemudian melemah saat penutupan sore harinya.

Lain lagi dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menguat saat pembukaan maupun penutupan perdagangan.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis sore melemah sebesar 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.636 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.617 per dolar AS.

Padahal pada pembukaan perdagangan rupiah menguat menguat sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.610 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.617 per dolar AS.

Baca Juga : Rupiah Menguat dan Menguat, Sebaliknya IHSG BEI Melemah dan Melemah

Sedangkan IHSG sejak pembukaan perdagangan menguat 10,14 poin atau 0,12 persen ke posisi 8.176,36.

Advertisement

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,21 poin atau 0,14 persen ke posisi 837,93.

IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

IHSG BEI sore harinya ditutup menguat 17,84 atau 0,22 persen ke posisi 8.184,06.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,22 poin atau 0,03 persen ke posisi 836,94.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang menguat sebesar 2,07 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor keuangan yang masing-masing naik sebesar 1,24 persen dan 1,16 persen.

Advertisement

Baca Juga : Awal Pekan, Rupiah Loyo dari Pagi hingga Sore, IHSG Menguat hanya Saat Dibuka

Sedangkan lima sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 0,91 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang turun masing-masing sebesar 0,71 persen dan 0,50 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DWGL, SSTM, ITIC, TALF, dan ASLI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MBTO, TOOL, JPFA, MICE, dan IPAC.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.286.133 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,17 miliar lembar saham senilai Rp21,81 triliun. Sebanyak 346 saham naik, 308 saham menurun, dan 158 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 35,35 poin atau 0,07 persen ke 51.343,00, indeks Hang Seng melemah 93,64 poin atau 0,36 persen ke 26.252,50, indeks Shanghai melemah 29,43 poin atau 0,73 persen ke 3.986,90, dan indeks Strait Times melemah 6,77 poin atau 0,16 persen ke 4.433,86. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement