Connect with us

Ekonomi

Awal Pekan, Rupiah Loyo dari Pagi hingga Sore, IHSG Menguat hanya Saat Dibuka

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Awal Pekan, Rupiah Loyo dari Pagi hingga Sore, IHSG Menguat hanya Saat Dibuka

Nilai tukar (kurs) rupiah melemah sejak pagi hingga sore sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menguat saat pembukaan namun melemah saat penutupan perdagangan Senin (27/10/2025).

FAKTUAL INDONESIA: Membuka awal pekan di akhir bulan Oktober 2025, nilai tukar (kurs) rupiah loyo dari pagi sampai sore.

Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat memberi harapan ketika dibuka menguat namun kemudian melemah saat penutupan perdangan.

Pada pembukaan perdagangan di Jakarta nilai tukar rupiah melemah sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.605 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.602 per dolar.

Kondisi ini terus bertahan hingga penutupan perdagangan ketika rupiah melemah sebesar 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.621 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.602 per dolar AS.

Baca Juga : Rupiah Makin Melemah Sejak Dibuka, IHSG Menguat Sampai Penutupan Perdagangan

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini justru menguat di level Rp16.628 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.630 per dolar AS.

Advertisement

Sementara itu IHSG BEI pagi hari dibuka menguat 74,83 poin atau 0,90 persen ke posisi 8.346,55. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,36 poin atau 1,13 persen ke posisi 837,46.

IHSG BEI setelah dibuka menguat kemudian bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Akhirnya IHSG ditutup melemah 154,57 atau 1,87 persen ke posisi 8.117,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,57 poin atau 0,43 persen ke posisi 824,53.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang menguat sebesar 3,86 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 3,77 persen dan 3,70 persen.

Baca Juga : Satu Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Rupiah dan IHSG BEI Kompak Menguat saat Dibuka maupun Ditutup

Sedangkan satu sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun sebesar 0,61 persen.

Advertisement

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BRRC, REAL, KDTN, MICE, dan SSTM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni IMPC, PGUN, RISE, CLAY, dan OASA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.870.169 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 39,32 miliar lembar saham senilai Rp29,70 triliun. Sebanyak 215 saham naik, 488 saham menurun, dan 107 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.252,35 poin atau 2,54 persen ke 50.552,00, indeks Hang Seng menguat 273,55 poin atau 1,05 persen ke 26.433,70, indeks Shanghai menguat 46,63 poin atau 1,18 persen ke 3.996,94 dan indeks Strait Times menguat 18,09 poin atau 0,41 persen ke 4.440,30. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement