Connect with us

Ekonomi

Pembiayaan Proyek Ditandatangani, Jalur Kereta Api Makassar-Parepare Operasi 2022

Gungdewan

Diterbitkan

pada

  • Pendantanganan PTPP Melalui CRI Disaksikan Menteri Perhubungan
PTPP Melalui CRI lakukan penandatanganan fasilitas pembiayaan proyek jalur kereta api Makassar-Parepare Kamis (3/6/2021) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta

PTPP Melalui CRI lakukan penandatanganan fasilitas pembiayaan proyek jalur kereta api Makassar-Parepare Kamis (3/6/2021) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta

FAKTUALid – Disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka, terdepan, dan terbaik di Indonesia (“PTPP”), melalui entitas asosiasi, PT Celebes Railway Indonesia (“CRI”) melakukan penandatanganan fasilitas sindikasi pinjaman berjangka senior dan pembiayaan musyarakah mutanaqisah.

Penandatanganan fasilitas pembiayaan tersebut akan digunakan penyelenggaraan prasarana perkeretaapian umum Makassar-Parepare yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Selatan. Penandatangan tersebut dilakukan dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (“KPBU”).

Selain Menteri Perhubungan, acara penandatanganan yang dilaksanakan pada hari Kamis (3/6/2021) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, juga  dihadiri langsung Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Zulfikri, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Republik Indonesia Luky Alfirman, Direktur Utama PTPP Novel Arsyad, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPP Agus Purbianto, Direktur Utama CRI Helmi Adam, Presiden Direktur PT Indonesia Infrastructure Finance (“IIF”) Reynaldi Hermansjah, Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“SMI”) Edwin Syahruzad, dan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”) Hery Gunardi. 

Penandatanganan fasilitas sindikasi tersebut ditandatangani oleh CRI, dan para lender yang terdiri dari IIF, SMI, dan BSI. Pelaksanaan penandatangan fasilitas sindikasi pinjaman dan pembiayaan tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat. 

Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengemukakan, sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (“PSN”) yang dicanangkan oleh Pemerintah, proyek pembangunan jalur Kereta Api Makassar – Parepare ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung maupun tidak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan. 

Advertisement

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua lenders yang telah memberikan kepercayaan kepada CRI selaku entitas asosiasi PTPP. Kami yakin dana yang dihimpun dari sindikasi pembiayaan ini akan sangat berguna untuk mempercepat pembangunan proyek jalur Kereta Api Makassar–Parepare beserta infrastruktur pendukungnya. Komitmen perusahaan untuk menyelesaikan program infrastruktur nasional tersebut juga harus dibarengi dengan strategi pendanaan yang konservatif,” ujar Novel Arsyad kepada media. 

Proyek pembangunan jalur Kereta Api Makassar – Parepare merupakan proyek pembangunan kereta api pertama di Indonesia yang menggunakan skema KPBU dan skema pembayaran ketersediaan layanan. 

Jalur kereta api tersebut ditargetkan dapat beroperasi secara komersial di tahun 2022 untuk melayani Provinsi Sulawesi Selatan yang meliputi 5 (lima) Kabupaten atau Kota, yaitu: Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare. 

Nantinya, jalur Kereta Api Makassar–Parepare tersebut akan berperan sebagai sarana transportasi untuk mendukung permintaan angkutan penumpang dan perpindahan barang serta membangun konektivitas nasional. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement