Home Ekonomi Investor Berhati-hati, Rupiah Menguat Kamis Pagi

Investor Berhati-hati, Rupiah Menguat Kamis Pagi

oleh Gungdewan
Kamis pagi ini kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat memberi harapan

Kamis pagi ini kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat memberi harapan

FAKTUALid – Menjelang rilis data inflasi di Amerika Serikat, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank menguat, Kamis (10/6/2021) pagi.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi menguat 5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp14.250 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.255 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg,  rupiah menguat tipis lima poin atau setara 0,04 persen menjadi Rp14.250 per dolar dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level Rp14.255 per dolar AS pada pukul 09.10 WIB.

Kondisi nilai tukar rupiah sudah terpantau menguat sejak pembukaan perdagangan yang sempat berada pada posisi Rp14.255 per dolar AS.

Adapun rentang gerak rupiah berada di kisaran Rp14.250-Rp14.255 per USD. Sementara year to date (ytd) return terpantau sebesar 1,42 persen.

“Untuk perdagangan Kamis, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif. Namun ditutup menguat tipis di rentang Rp14.230 per USD hingga Rp14.280 per USD,” ungkap Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, dalam keterangan resminya, Kamis, 10 Juni 2021.

Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank ini  jelang rilis data inflasi di AS.

“Investor bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi AS,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya dikutip dari Antara.

Mayoritas investor memilih menunggu data inflasi AS periode Mei 2021 yang diproyeksikan mencapai 4,7 persen (yoy) atau lebih tinggi dari inflasi April 4,2 persen.

“Investor bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi AS,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya . ***

You may also like

Tinggalkan Komentar