Politik
Komitmen Kemenag Melayani Semua Agama, Menag Yaqut Ajak Generasi Muda Kristen Kuatkan Moderasi Beragama

Menag Yaqut Cholil Qoumas menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI), di Jakarta, Jum’at (8/4/2022)
FAKTUAL-INDONESIA: Ketika menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI), di Jakarta, Jum’at (8/4/2022), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali menegaskan komitmen bahwa kementerian yang dipimpinnya harus melayani semua agama.
“Semenjak Saya diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo, untuk memimpin Kementerian Agama, saya tegaskan bahwa kementerian ini untuk semua agama,” kata Menag Yaqut.
Menag Yaqut mengajak generasi muda Kristen untuk bersinergi dengan Kementerian Agama dalam penguatan Moderasi Beragama dan pengembangan pendidikan.
“Kita terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi semua agama. Jika kita bisa sinergikan program Moderasi Beragama bersama GAMKI, saya kira lebih baik,” tambah Menag Yaqut.
Terkait transformasi Perguruan Tinggi Kristen (PTK), Menag Yaqut menjelaskan bahwa telah melakukan harmonisasi terhadap PMA Nomor 20 tahun 2020 tentang Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan.
“Semoga dalam waktu dekat, Institut di PTK itu bisa menjadi Universitas dan Sekolah Tinggi menjadi Institut,” tegas Menag Yaqut.
Sebelumnya, Ketum GAMKI, Willem Wandik menyampaikan dukungannya terhadap program Moderasi Beragama (MB) dan tahun toleransi. Dia juga mendukung kebijakan-kebijakan Kementerian Agama terkait pengembangan pendidikan agama Kristen.
“Kami berharap, kepada Pak Menteri Agama agar dapat meningkatkan status IAKN di berbagai daerah, semisal IAKN Ambon menjadi Universitas. Dan juga menambah guru agama Kristen di sekolah-sekolah,” tutup Willem Wandik.
Tampak hadir dalam audiensi, staf khusus dan staf ahli Menteri Agama. Sementara dari DPP GAMKI, ada Waketum GAMKI Sherly Wattimena, Sekum, Sahat Sinurat, Wasekjen, Yanser.
Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional XIII
Sementara itu Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIII akan dilaksanakan di Yogyakarta. Ajang ini rencananya berlangsung dari 19 – 26 Juni 2022.
“Pesparawi ini harus sukses. Komunikasikan dengan baik kepada semua pihak, terlebih lagi ke Pemprov Yogyakarta sebagai tuan rumah,” kata Menag Yaqut saat menerima rombongan panitia dan Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN), di Jakarta, Jum’at (8/4/2022).
Plt. Dirjen Bimas Kristen, Pontus Sitorus menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan Pesparawi XIII terus dilakukan, utamanya terkait teknis pelaksanaan. Giat nasional ini awalnya akan diselenggarakan pada 2021. Namun karena pandemi, acaranya harus tertunda.
“Semoga tahun ini bisa kita laksanakan dengan baik, dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Pontus Sitorus.
Pontus Sitorus yang sekaligus Ketua Umum LPPN juga menjelaskan bahwa sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan Pemprov Yogyakarta. Giat ini akan diikuti 9.424 peserta.
Menurut Pontus Sitorus, Pesparawi XIII di Yogyakarta rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Sementara Menteri Agama diharapkan memberi arahan, dan akan ditutup oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.
Tampak hadir, staf khusus dan staf ahli Menteri Agama, serta para pejabat Ditjen Bimas Kristen. ***












