Connect with us

Ibu Kota

Segera Vaksin Booster, Gubernur Anies Tetap Ingatkan Warga Jakarta Disiplin Prokes

Diterbitkan

pada

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Kasus aktif Covid-19 DKI Jakarta yang pada puncaknya mendekati 100 ribu pasien, kini telah turun drastis menjadi 12.238 orang.

Namun demikian Gubernur DKI Anies Baswedan tetap mengimbau warga Jakarta tetap selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) agar pandemi segera hilang tuntas di ibukota.

“Alhamdulillah sudah hampir tiga pekan ini kasus Covid di Jakarta terus turun secara signifikan tiap harinya. Namun kita tetap tidak boleh lengah. Wajib prokes dan melengkapi paket vaksin hingga tingkat booster,” ungkap Gubernur Anies, di Jakarta, Senin (21/3/2021).

“Warga yang sudah memiliki undangan booster melalui aplikasi PeduliLindungi agar segera melakukan vaksin dosis ketiga di fasilitas kesehatan yang banyak ditemukan di wilayah DKI,” kata Gubernur Anies.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan jumlah kasus aktif di Jakarta pada Minggu kemarin turun sejumlah 1.098 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 12.328 orang yang masih dirawat/isolasi. “Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi yang masih terus berlangsung dengan cakupan yang lebih luas,” ungkapnya.

Advertisement

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, seharian kemarin telah dilakukan tes PCR sebanyak 18.196 spesimen. “Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.376 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.167 positif dan 15.209 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 14.756 orang dites, dengan hasil 496 positif dan 14.260 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR,” tutur Dwi.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.200.920 dengan tingkat kesembuhan 97,8 persen, dan total 15.087 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen. Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

“Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 127.965 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 960.627 per sejuta penduduk,” tutur Dwi.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 12.445.847 orang (123,4 persen), dengan proporsi 70,1 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,9 persen warga KTP Non DKI.

“Jumlah yang divaksin dosis 1 hari Minggu sebanyak 1.224 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 10.499.531 orang (104,1 persen), dengan proporsi 73,2 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 26,8 persen warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 511 orang. Vaksinasi dosis ke-3 (booster) juga dilakukan. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 1.832.510 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari Minggu sebanyak 11.303 orang,” jelas Dwi. ****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement