Nusantara
Satu Warga Positif Omicron, Satu Lingkungan di Malang Langsung Lockdown

Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Sebuah lingkungan di Desa Banjararum Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, dilakukan lockdown lokal menyusul temuan Covid-19 varian baru Omicron yang dialami salah satu warganya. Tindakan itu dilakukan untuk mencegah virus varian baru itu semakin menyebar ke mana-mana.
Menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Banjararum, Sutrisno, sebetulnya hanya satu orang warga RT 02 RW 10 yang dinyatakan positif Omicron. “Tapi dua orang lainnya (anak dan orangtuanya) yang merupakan kontak erat dan tinggal satu rumah, semuanya diisolasi di safe house (rusunawa),” ujarnya, Sabtu (15/1/2022).
Warganya yang terpapar virus Covid-19 varian baru itu seorang perempuan berusia 30 tahun yang berprofesi sebagai karyawan sebuah bank di Kota Malang. Perempuan itu diketahui terpapar pada kamis (13/1/2022) lalu, saat dirinya menjalani perawatan di sebuah rumah sakit, karena penyakit lain.
Temuan itu langsung ditindaklanjuti olehh Tim Tracer dari Muspika Singosari dengan mengevakuasi perempuan itu bersama kontak eratnya ke Rusunawa Kepanjen pada Jumat (14/1/2022). Sehari-hari, kata Sutrisno, perempuan itu kebanyakan tinggal di Kota Malang, tapi ketika sakit, dia berobat dengan menggunakan alamat Desa Banjararum.
Untuk mengantisipasi agar virus itu tidak menyebar, satu lingkungan di RT2, RW10 dilakukan penyekatan lokal, untuk membatasi mobilitas warga. Baik yang akan keluar, ataupun warga yang akan masuk ke lingkungan tersebut. Setidaknya ada 60 KK di RT 2 RW 10 Desa Banjararum ini yang saat ini sedang dilakukan penyekatan secara lokal.
Pada saat bersamaan, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan sejak Kamis malam. Mereka juga memberi tanda bahwa daerah itu merupakan zona merah.
Sebanyak 14 warganya juga telah dilakukan tracing dan testing. Pihaknya juga ikut memantau 7 rumah di sekitar rumah bersangkutan.***














