Nusantara
Vaksinasi Booster di Solo Mulai Pekan Depan, Gibran Pastikan Gratis

Setelah vaksinasi anak, Kota Solo siap laksanakan vaksinasi booster. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Vaksinasi booster atau vaksin Covid-19 ketiga di Kota Solo, Jawa Tengah akan dimulai pekan depan. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memastikan vaksin booster tersebut gratis. Tetapi Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih akan menunggu instruksi terkait pelaksanaan vaksinasi booster tersebut dari pemerintah pusat.
“Minggu ngarep (depan) ya, sudah kita jadwalkan. Gratis,” kata Gibran kepada wartawan, Jumat (7/1/2022).
Gibran juga mengatakan ribuan dosis vaksin disediakan untuk pelaksanaan vaksinasi booster tersebut. Menurut Putra Presiden Joko Widodo itu, yang menjadi prioritas pemberian vaksin booster diantaranya guru dan pedagang.
“Mungkin guru atau pedagang dulu karena mereka bagian dari pemulihah ekonomi. Booster itu penting juga,” katanya lagi.
Terkait jenis vaksin booster yang akan digunakan, pihaknya belum bisa memastikan. Apakah jenis Sinovac, Astrazeneca atau Moderma.
“Jenisnya apa belum tahu, kepastiannya minggu depan,” ujarnya.
Pelaksanaan vaksinasi booster bersamaan dengan vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun. Untuk itu pihaknya akan mengalokasikan tenaga kesehatan (nakes) untuk melaksanakan vaksinasi booster.
“Pokoknya kita kebut semua, tenang saja seperti biasanya kita kan paling cepat,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, menambahkan sampai saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari kementerian kesehatan terkait pelaksanaan vaksinasi booster. Saat ini pihaknya juga masih menyelesaikan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun.
“Kalau seandainua vaksinasi dosis ketiga tetap dilaksanakan pekan depan, kita harus siap. Meskipun tenaga kesehatan kita terpecah karena harus menyelesaikan vaksinasi anak,” jelas Siti.
Pihaknya juga berencana untuk kerjasama dengan TNI/Polri untuk pelaksanaan vaksinasi booster.
Sementara itu terkait pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, Siti mengatakan sampai saat ini telah mencapai 61,5 persen atau 27.708 anak. Dari jumlah sasaran sebanyak 57.000 anak.
“Minggu depan sudah mulai dosis kedua. Sampai saat ini tidak ada kendala tapi tidak bisa kebut banget. Karena bersamaan dengan pelaksanaan bulan imunisasi anak sekolah (BIAS),” pungkasnya.***














