Kesehatan
Tak Hanya Kawat Gigi, Ini 6 Cara Memundurkan Gigi Tonggos

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Gigi tonggos merupakan suatu kondisi gigi menjorok ke dapan. Banyak orang yang tidak percaya karena memiliki gigi tonggos. Bahkan, kondisi ini juga menyulitkan penderitanya untuk menutup mulut rapat-rapat. Jika demikian, penting untuk mengetahui cara memundurkan gigi tonggos dengan benar.
Overbite yang dikenal dengan istilah maloklusi atau gigi tonggos bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti mengisap jempol, mengisap dot, kelebihan gigi atau gigi impkasi, genetik, dan tumor. Meski tidak mengancam nyawa, tapi kondisi sangat mengganggu aktivitas saat berbicara atau mengunyah.
Umumnya, cara memundurkan gigi tonggos yang populer adalah memasang kawat gigi atau behel. Padahal, ada cara lain yang bisa ditempuh untuk mengatasi gigi tonggos.
Baca juga: 6 Cara Merapikan Gigi Pilih Secara Alami atau Secara Medis
Berikut beberapa cara memundurkan gigi tonggos yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Memasang kawat gigi
Cara memundurkan gigi tonggos yang pertama yaitu memasang kawat gigi. Cara ini paling populer dianjurkan oleh dokter gigi. Sebelum itu, pastikan kondisi gusi dan gigi dalam keadaan sehat dan kuat. Semakin awal pemasang kawat gigi dilakukan maka akan semakin baik hasilnya.
Behel atau kawat gigi terdiri dari kawat logam dan biji logam tempat diletakkannya kawat (bracket). Setelah pemasangan, mungkin mulut Anda merasakan ketidaknyamanan. Di kondisi tertentu, Anda diminta untuk mencabut salah satu gigi agar memudahkan proses pembentukan.
Selain itu, rajinlah kontrol untuk memantau perkembangan gigi dan mengencangkan kawat gigi. Behel umumnya digunakan sekitar 2 tahun sebelum dilepas.
2. Invisalign
Invisalign kerap disarankan dokter sebagai cara mengatasi gigi tonggos. Berbeda dengan behel, invisalign terbuat dari plastik yang fleksibel guna membentuk susunan gigi. Invisalign bisa dilepas pasang dan dianggap cukup praktis serta minim efek samping.
Umumnya, alat ini dipasangkan pada gigi harus digunakan selama 20 jam sehari. Lepaskan sejenak saat hendak menyikat gigi, makanan dan minum bersuhu panas untuk mendapatkan hasil yang optimal. Alat ini sejatinya juga perlu dibersihkan dan diganti jika sudah 2 minggu.
Penggunaan di awal memang terasa menggangu dan terasa mengganjal. Namun seiring penggunaannya, rasa tidak nyaman perlahan akan hilang karena sudah menyesuaikan.
3. Pencabutan gigi
Cara memundurkan gigi tonggos berikutnya yaitu mencabut gigi. Dokter gigi sering menyarankan seseorang untuk mencabut giginya untuk mengatasi gigi yang menjorok ke depan. Biasanya cara ini ditempuh saat gigi nampak terlalu berdempetan. Supaya gigi bisa rata kembali, maka dilakukan mencabut satu atau beberapa gigi.
Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Karang Gigi Secara Alami, Tidak Perlu ke Dokter
4. Ekspansi langit mulut
Selain mencabut gigi, cara memundurkan gigi tonggos dapat ditempuh dengan palate expansion atau ekspansi langit mulut. Perawatan ini kerap disebut pelebaran rahang yang biasa dilakukan pada anak-anak atau remaja dengan rahang atas yang terlalu kecil.
Rahang atas yang terlalu kecil menyebabkan tidak adanya ruang yang cukup untuk gigi dewasa sehingga gigi menjadi sesak yang akhirnya sedikit maju ke depan. Anak-anak yang menggunakan prosedur ini, akan dipasang alat palatal expander.
Palatal expander adalah sebuah alat yang terdiri dari dua bagian ditempelkan pada gigi geraham atas dan expansion crew yang berada di tengah untuk melebarkan langit-langit mulut secara perlahan.
5. Perbaikian gigi
Rutin berkonsultasi dan memperbaiki gigi dinilai bisa menjadi cara mudah dalam memundurkan gigi yang menjorok ke depan. Perawatan ini akan memperbaiki gigi yang kasar atau bentuk yang tidak biasa. Nantinya, dokter gigi dapat menyesuaikan posisi dan bentuk gigi supaya rata sejajar kembali.
6. Operasi
Cara memundurkan gigi tonggos yang terakhir adalah dengan menjalani operasi. Prosedur ini kerap dilakukan pada orang yang memiliki gigi terlalu menonjol ke depan hingga bibir tak bisa tertutup sempurna. Dokter akan memasangkan sebuah pelat atau sekrup untuk menstabilkan tulang rahang.
Pembedahan atau operasi biasanya akan mendorong tulang rahang atas ke belakang atau memajukan tulang rahang bawah ke depan. Sebelum menjalani prosedur ini, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter gigi. Nantinya, dokter akan memberikan saran tentang pilihan perawatan terbaik sesuai dengan yang Anda butuhkan.***













