Internasional
Gunung Berapi Kepulauan Canary Meletus, Lava kubur ratusan rumah dan siap Meledak

Semburan lava dari gunung berapi itu memaksa pihak berwenang mengevakuasi warga dari desa yang dilalui lava.
FAKTUAL-INDONESIA: Gunung berapi di La Palma, Kepulauan Canary, Spanyol meletus menyemburkan lahar panas atau lava dan mengalir ke laut.
Semburan lava dari gunung berapi itu memaksa pihak berwenang mengevakuasi warga dari desa yang dilalui lava.
Evakuasi El Paso diperintahkan setelah lava mulai menyembur dari celah baru di gunung berapi Cumbre Vieja.
Lebih dari 6.000 orang menyelamatkan diri dari lahar yang telah mengubur ratusan rumah sejak letusan dimulai pada hari Minggu.
Empat gempa bumi melanda pulau itu tak lama setelah lubang letusan baru dibuka.
Pejabat setempat mengatakan lahar tersebut dapat memicu reaksi kimia yang menyebabkan ledakan dan pelepasan gas beracun saat mencapai laut.
Otoritas kelautan menetapkan zona eksklusi dua mil laut (3,7 km) di laut, di daerah di mana lava mengarah.
Ini dilakukan “untuk mencegah penonton di kapal dan mencegah gas mempengaruhi orang”, kata presiden dewan pulau itu, Mariano Hernández.
Para ahli mengatakan kepada media lokal bahwa lava diperkirakan mencapai laut sekitar pukul 12:00 (11:00 GMT) pada hari Selasa. Warga telah diberitahu untuk menjauh dari daerah itu, yang telah ditutup oleh polisi.
Sementara itu, lava terus bergerak menuruni sisi barat gunung berapi, menghancurkan segala sesuatu yang dilaluinya.
Pada Selasa pagi, lahar telah menutupi 103 hektar (1 km persegi) dan menghancurkan 166 rumah, layanan Copernicus UE memperkirakan.
Gambar satelit menunjukkan jalur lava menuruni gunung.
Mengutip walikota El Paso, Sergio Rodríguez, stasiun radio Cadena SER melaporkan bahwa sejauh ini sebanyak 300 rumah hancur diterjang lahar.
Sejauh ini tidak ada korban yang dilaporkan, tetapi rekaman menunjukkan lava membanjiri jalan, pertanian, dan kolam renang di pulau itu, yang populer di kalangan turis.
Ada perintah evakuasi wajib untuk empat desa, termasuk El Paso dan Los Llanos de Aridane, dan tempat penampungan sementara telah didirikan.
Seorang warga bernama Laura mengatakan kepada Cadena SER bahwa dia dan keluarganya tidak punya waktu untuk mempersiapkan evakuasi.
“Rumah saya tidak terpengaruh, tapi tetangga saya kehilangan rumah, usaha kecil mereka. Ini bencana,” katanya.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez telah menunda perjalanan ke pertemuan puncak PBB di New York sementara dia mengawasi upaya penyelamatan yang sedang berlangsung.
Otoritas penerbangan mengatakan letusan itu tidak mempengaruhi lalu lintas udara di Kepulauan Canary.
Gunung berapi ini terletak di selatan pulau La Palma, yang merupakan rumah bagi sekitar 80.000 orang.
Terakhir meletus 50 tahun lalu. Para ilmuwan tidak yakin berapa lama letusan ini akan berlangsung. ***
‘HUBUNGI KAMI’
Apakah Anda tertarik oleh isu-isu yang diangkat dalam tulisan ini? Atau Anda memiliki ide soal politik, ekonomi, hukum dan lainnya? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda dengan mengirim email ke aagwared@gmail.com
Harap sertakan foto dan nomor kontak Anda untuk konfirmasi. ***














