Kesehatan
Semua Strata Usia Harus Waspada terhadap Asma

Foto: Istimewa
FAKTUALid – Banyak orang mengira asma merupakan penyakit yang timbul pada usia anak-anak, padahal faktanya asma dapat timbul pada usia remaja, dewasa, bahkan lansia.
Asma merupakan salah satu kelainan pada saluran pernapasan, berupa peradangan kronik pada saluran nafas yang menyebabkan penyempitan saluran nafas. Penyakit Asma menyebabkan gejala berupa mengi, sesak nafas, dada terasa berat, dan batuk.
Gejala asma mempunyai ciri khas dapat timbul apabila ada faktor pencetus, dapat berulang, terjadi terutama pada malam atau dini hari, dan reda dengan pengobatan atau kadang dapat reda tanpa pengobatan.
Dilansir dari instagram @p2ptmkemenkesri, ada beberapa faktor pencetus timbulnya asma, faktor tersebut dapat berbeda pada setiap individu.
Faktor tersebut di antaranya, tungau, bulu binatang, perubahan cuaca, bau-bauan yang menusuk, asap rokok, polusi kendaraan bermotor, asap rumah tangga, obat-obatan tertentu, infeksi saluran pernapasan, serbuk sari bunga.
Selain itu, emosi yang berlebihan, makanan minuman dingin atau berpenyedap rasa, berpengawet dan berpewarna, serta kecapaian dan kelelahan fisik merupakan faktor pencetus timbulnya asma.
Asma dapat dicegah dengan beberapa upaya di antaranya menghindari pengunaan kasur atau bantal kapuk, menganti sprei secara teratur, menjaga kebersihan rumah, hindari pengunaan karpet, berhenti merokok dan menghindari asap rokok.
Selain itu upaya mencegah asma juga dapat berupa, memakai masker saat membersihkan rumah, menghindari penggunaan kipas angin, dan membersikan filter AC secara rutin, serta konsumsi makanan bergizi seimbang dan olahraga teratur.***














