Connect with us

Olahraga

Juara BBOT 2026 dan BTC ke-3 Malang, Mampang BC Jadi Salah Satu Kekuatan Utama Bridge Indonesia

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Dengan berakhirnya BBOT 2026, Balikpapan kembali membuktikan diri sebagai tuan rumah yang hangat dan mampu menyelenggarakan turnamen bridge berskala nasional dengan sukses.

Dengan berakhirnya BBOT 2026, Balikpapan kembali membuktikan diri sebagai tuan rumah yang hangat dan mampu menyelenggarakan turnamen bridge berskala nasional dengan sukses. (Ist)

Oleh: Bert Toar Polii – Tukang Bridge

FAKTUAL INDONESIA: Mampang Bridge Community (MBC) kembali menunjukkan dominasinya di kancah bridge nasional dengan meraih gelar juara pada Balikpapan Bridge Open Tournament (BBOT) 2026 yang berlangsung 12–14 Juni 2026 di Grand Jatra Hotel, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebelumnya MBC juga sukses menjuarai 3rd BTC Open Tournament di Malang. Dengan hasil ini, MBC berhasil merebut dua gelar dari tiga turnamen besar yang digelar selama periode April hingga Juni 2026. Satu-satunya turnamen yang gagal mereka menangi adalah GBOT 6 Bandung.

Prestasi ini semakin menegaskan bahwa Mampang Bridge Community kini menjadi salah satu kekuatan utama bridge Indonesia yang wajib diperhitungkan dalam setiap turnamen besar.

MBC mengandalkan empat pemain inti yang selalu tampil, yaitu Didi Andries yang juga bertindak sebagai sponsor tim, Giovani Watulingas, Hendrik Victor “Vecky” Manoppo, dan Rizky Watuseke. Dua posisi lainnya diisi secara bergantian sesuai kebutuhan turnamen. Saat menjuarai BTC Malang, MBC diperkuat Octa Wohon dan Rivans Polii. Sementara di BBOT Balikpapan, posisi tersebut diisi oleh Jemmy Bojoh dan Leslie Gontha.

Sebagai juara, MBC berhak atas uang pembinaan sebesar Rp45 juta.

Advertisement

BTC Malang Kembali Tampil Konsisten

Posisi runner-up ditempati BTC Malang yang diperkuat:

  • Thoriq
  • Sacchariawan I.P.
  • Franky S. Karwur
  • Youberth J. Sumarauw
  • Ronny Eltanto
  • Elwindra

Atas prestasinya tersebut, BTC berhak memperoleh uang pembinaan sebesar Rp30 juta.

Bridto Club Minahasa, Tim Kejutan dari Tanah Minahasa

Kejutan terbesar datang dari Bridto Club Minahasa yang berhasil menempati posisi ketiga. Tim ini diperkuat oleh:

  • Alexander Mamesah, SSTP, MSi
  • Mario Mambu
  • Jourdy Moleong
  • Boy Roring
  • Arthur Kasenda
  • Clif Tangkuman

Bridto merupakan singkatan dari Bridge Tondano. Perjalanan mereka menuju Balikpapan bukanlah perjalanan yang mudah. Dari Tondano mereka menempuh perjalanan darat menuju Palu, bermalam di sana, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan kapal feri menuju Balikpapan.

Tondano sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu lumbung pemain bridge nasional. Dari daerah ini lahir sejumlah pemain yang kemudian memperkuat tim nasional Indonesia. Perintisnya adalah Tukang Bridge sendiri, kemudian disusul Lusje Bojoh dan Joice Mandolang, lalu Franky Karwur, Tommy Rogi, Octa Wohon, hingga generasi terbaru seperti Clif Tangkuman dan sejumlah pemain muda lainnya.

Advertisement

Sebagai juara ketiga, Bridto Club Minahasa berhak memperoleh uang pembinaan sebesar Rp20 juta.

Climanusa Gagal Menembus Tiga Besar

Kejutan lainnya adalah kegagalan Climanusa menembus podium. Salah satu tim unggulan nasional tersebut harus puas berada di posisi keempat. Mereka diperkuat oleh Taufik Asbi, Santje Panelewen, Robert Tobing, Julius George, Vincent Nikolas, dan David Hutahaean.

Posisi kelima ditempati Olly Dondokambey Open yang diperkuat Jonki Tumbel, Denny Palar, Julian Sumual, Vian Mawikere, Alan Sumanti, dan Jimmy Poluakan. Sedangkan posisi keenam ditempati tim seeded tuan rumah Inkorincorp Balikpapan yang diperkuat Editha G. Lembong, Ester D. Soriton, Ika Ayu Puspitasari, Viasmuji Bitticaca, Agung Andana, dan Donny Louduard.

Peringkat keempat memperoleh Rp15 juta, peringkat kelima Rp12 juta, dan peringkat keenam Rp11 juta.

Advertisement

Hasil Akhir Final Open Team

Peringkat         Tim      VP

1          MBC Mampang          72,61

2          BTC    68,19

3          Bridto Club Minahasa 61,77

Advertisement

4          Climanusa       52,56

5          Olly Dondokambey Open       28,71

6          Inkorincorp Balikpapan          16,16

Noldy – Arie Juara Pasangan

Sementara itu pada nomor Pasangan Open, pasangan Noldy Ngantung–Arie Maramis tampil sebagai juara setelah mengungguli pasangan-pasangan terbaik yang tampil di BBOT 2026. Posisi kedua ditempati pasangan Taufik Asbi–Santje Panelewen, sedangkan peringkat ketiga diraih pasangan senior Bert Toar Polii–M. Apin Nurhalim.

Advertisement

Hasil lengkap nomor Pasangan Open:

  1. Noldy Ngantung – Arie Maramis
  2. Taufik Asbi – Santje Panelewen
  3. Bert Toar Polii – M. Apin Nurhalim
  4. Clif Tangkuman – Mario Mambu
  5. Kukuh Indrayana – Healtho B. A.
  6. Octa Wohon – Rivans Polii

Para Juara Kategori Lain

Pada nomor Mixed Pair, juara diraih Kamto–Kristina Wahyu, disusul Alan Sia–Gemma Tan di posisi kedua dan Jimmy–Fransisca di posisi ketiga.

Pada nomor Ladies Pair, gelar juara diraih Della Ayu Noervita–Desy Noervita R., sementara posisi kedua ditempati Fera Damayanti–Riantini.

Untuk kategori Junior U-26, pasangan Rachel Abiyu–Jonathan Wahyu tampil sebagai juara, sedangkan pada kategori Junior U-18 gelar juara diraih pasangan Duncan Dumanauw–M. Gathan Khairy.

BBOT 2026 sekali lagi membuktikan dirinya sebagai salah satu turnamen bridge terbesar dan paling bergengsi di Indonesia. Selain menghadirkan persaingan ketat antarregu papan atas nasional, turnamen ini juga menjadi panggung lahirnya talenta-talenta muda yang diharapkan menjadi tulang punggung bridge Indonesia di masa depan. Dengan keberhasilan meraih dua gelar besar dalam tiga bulan terakhir, Mampang Bridge Community kini layak disebut sebagai tim yang paling konsisten dan paling sukses di paruh pertama musim turnamen bridge nasional 2026.

Advertisement

Terima Kasih dan Sampai Jumpa di IKN 2027

Menutup rangkaian BBOT 2026, Ketua Panitia Pelaksana Octavianus Batara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen.

“Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan penuh, seluruh anggota panitia yang bekerja tanpa lelah sejak masa persiapan hingga penutupan, Pemimpin Pertandingan beserta seluruh stafnya yang telah menjaga jalannya kompetisi tetap tertib dan profesional, serta media partner yang turut membantu menyebarluaskan informasi mengenai BBOT 2026.”

Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada seluruh peserta yang telah datang dari berbagai penjuru Indonesia.

“Yang paling utama, terima kasih kepada 247 atlet bridge yang datang dari berbagai pelosok Nusantara, bahkan dari luar negeri seperti Filipina dan Malaysia. Kehadiran dan partisipasi kalianlah yang membuat BBOT 2026 menjadi ajang yang meriah, kompetitif, dan penuh persahabatan. Hanya berkat dukungan dan kebersamaan kalian semua acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.”

Advertisement

Lebih lanjut, Octavianus Batara berharap kesuksesan BBOT 2026 menjadi pijakan untuk penyelenggaraan yang lebih besar pada tahun mendatang.

“Sampai jumpa tahun depan di turnamen yang sama. Namun mudah-mudahan bukan lagi di Balikpapan, melainkan di Ibu Kota Nusantara (IKN), simbol masa depan Indonesia yang sedang tumbuh dan berkembang. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kesempatan untuk kembali bertemu, bertanding, dan menjalin persahabatan melalui olahraga bridge.”

Dengan berakhirnya BBOT 2026, Balikpapan kembali membuktikan diri sebagai tuan rumah yang hangat dan mampu menyelenggarakan turnamen bridge berskala nasional dengan sukses. Kini para pecinta bridge Indonesia menantikan babak berikutnya: BBOT 2027 di Ibu Kota Nusantara. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement