Connect with us

Olahraga

The Game Changer Award NOC Indonesia: Raih Penghargaan Best of The Best, Rizki Juniansyah Makin Termotivasi

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari berpose bersama peraih penghargaan (depan) dan para panelis The Game Changer Award NOC Indonesia di Jakarta, Sabtu (9/5/2026). (NOC Indonesia/ Naif Muhammad Al-As)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari berpose bersama peraih penghargaan (depan) dan para panelis The Game Changer Award NOC Indonesia di Jakarta, Sabtu (9/5/2026). (NOC Indonesia/ Naif Muhammad Al-As)

FAKTUAL INDONESIA: Atlet angkat besi yang mencatat sejarah mendulang medali emas Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah meraih penghargaan tertinggi Best of the Best pada acara The Game Changer Award yang diselenggarakan Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/ (NOC) Indonesia, Sabtu (9/5/2026).

KOI/NOC Indonesia menganugerahkan penghargaan The Game Changer Award itu kepada para atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional dalam Opening Ceremony Rapat Anggota NOC Indonesia di Ballroom Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dan dampak signifikan dalam mendorong kemajuan serta prestasi olahraga Indonesia di tingkat dunia.

Ada 10 kategori penghargaan yang diberikan, yakni Best Combat Sports Athlete, Best Game Sports Athlete, Best Precision Sports Athlete, Best Measurable Sports Athlete, Best Coach, The Rising Star, Best of the Best, Best Sport Team, Best National Federation, dan Lifetime Achievement.

Penghargaan The Best of the Best diberikan kepada Rizki atas prestasi dan rekor luar biasa yang dicetak atas namanya, serta kontribusinya bagi prestasi Indonesia.

Advertisement

Rizki Juniansyah menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi besar untuk terus berprestasi. “Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujar Rizki.

Selain Rizki, Safira Dwi Meilanie dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Bela Diri, sementara Janice Tjen meraih Atlet Terbaik Olahraga Permainan yang diwakili oleh kedua orang tuanya. Untuk kategori olahraga akurasi, penghargaan diberikan kepada Diananda Choirunisa, sedangkan kategori olahraga terukur diraih oleh Martina Ayu Pratiwi.

Di sektor kepelatihan, penghargaan Pelatih Terbaik diberikan kepada Muhammad Dhaarma Raj, pelatih Timnas Hoki. Sementara itu, Basral Graito Utomo dinobatkan sebagai pemenang The Rising Star.

Pada kategori tim, Tim Futsal Putra Indonesia dinobatkan sebagai Tim Terbaik, sementara PB PABSI meraih penghargaan sebagai Federasi Nasional Terbaik. Penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada almarhum Bob Hasan atas dedikasinya terhadap olahraga nasional.

Proses pemilihan penerima penghargaan dilakukan oleh tim panelis independen yang telah bekerja sejak Februari 2026, terdiri dari unsur NOC Indonesia dan jurnalis senior, di antaranya Krisna Bayu dan Richard Sam Bera.

Advertisement

Penilaian didasarkan pada prestasi di ajang multievent, kualitas performa dan kontribusi, serta implementasi nilai-nilai Olympism—excellence, friendship, dan respect—serta aspek tata kelola dan integritas untuk kategori pelatih dan federasi.

Bukan Tentang Medali

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya berfokus pada capaian prestasi, tetapi juga pada peran transformasional para penerima dalam membangun ekosistem olahraga nasional. “The Game Changer Award adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang telah memberikan dampak nyata bagi olahraga Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari.

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang hadir dan menyerahkan penghargaan pada acara itu mengapresiasi langkah KOI/NOC Indonesia.

Advertisement

 “Saya mengapresiasi KOI yang memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh olahraga dan para atlet. Karena mereka adalah ujung tombak ketika bendera Merah Putih bisa dikibarkan di dunia. Namun prestasi tidak mungkin tercapai tanpa dukungan para pembina,” ujar Erick Thohir.

Dalam kesempatan yang sama, President of United Through Sports (UTS) sekaligus ⁠⁠President of the Alliance of Independent Members of Sport (AIMS) dan ⁠⁠Executive Council Member, SportAccord, Stephan Fox juga memberikan penghargaan khusus Order of Merit kepada IOC Member dari Indonesia yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir serta Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari atas kontribusi mereka dalam memajukan olahraga serta mempromosikan inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi.

“Hari ini kami sangat senang dapat memberikan United Sports Special Award kepada IOC Member dan Menteri Olahraga Erick Thohir serta kepada Presiden NOC, Okto, atas upaya dan kontribusi luar biasa yang mereka berikan bagi dunia olahraga. Baik di tingkat nasional maupun internasional, dalam mempromosikan inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi dalam olahraga, memajukan olahraga untuk semua, serta benar-benar memberikan dampak kembali kepada masyarakat melalui olahraga. Kami sangat menghargai upaya mereka dan berharap dapat terus melanjutkan kerja sama ini,” ucap Stephan Fox. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement