Connect with us

Olahraga

Antara Nostalgia dan Efisiensi, Pilih Mana Pertandingan Bridge Pakai Tablet Digital atau Kartu Fisik?

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Antara Nostalgia dan Efisiensi, Pilih Mana Pertandingan Bridge Pakai Tablet Digital atau Kartu Fisik?

Meja pertandingan saat ini, kombinasi kartu fisik dan tablet digital plus kamera.

Oleh : Bert Toar Polii

FAKTUAL INDONESIA: Presiden European Bridge League (EBL), Erick Laurant ketika diajukan pertanyaan tentang fokusnya ketika ia terpilih lagi jadi Presiden EBL menyatakan adalah teknologi.

Ini membuat muncul pertanyaan apakah kedepan kita akan melihat Kejuaraan yang diselenggarakan oleh EBL dimainkan menggunakan tablet alih-alih kartu?

Dalam pertandingan bridge, pilihan antara menggunakan kartu fisik tradisional atau tablet digital memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang signifikan, terutama dalam konteks turnamen. Turnamen bridge modern semakin sering menggunakan tablet untuk pendaftaran dan pencatatan hasil.

Ini jawabannya : Ini adalah sesuatu yang kami pikirkan secara serius dan terus-menerus.

Advertisement

Baca Juga : Selamat Ultah ke 61 IBWI Klub Bridge Tertua di Indonesia, Klubnya Alm Ibu Dora Sumitro

Keuntungannya jelas: tablet akan menghilangkan sebagian besar informasi yang tidak sah, secara dramatis mengurangi biaya (tidak ada kartu, tidak ada duplikasi), dan memungkinkan kami untuk menyiarkan setiap pertandingan tanpa operator khusus.

Kita berbicara tentang penghematan puluhan ribu euro setiap tahun dan peningkatan besar untuk visibilitas bridge. Bayangkan sebuah acara di mana Anda tidak perlu membuka layar dan berinteraksi dengan pasangan Anda.

Ini akan bagus untuk kompetisi, tetapi bridge dibandingkan dengan, misalnya, catur lebih sosial dan aspek ini akan hilang.

Lebih buruk lagi jika dimainkan di ruangan terpisah, karena tidak perlu lagi berada di meja yang sama dengan lawan dan pasangan Anda. Itu akan bagus untuk menghilangkan informasi yang tidak sah, tetapi hanya akan berfungsi di tingkat tertinggi.

Baca Juga : AUTOBIOGRAFI: Bert Toar Polii – “Tukang Bridge”

Para pemain selalu memberi tahu kami bahwa kehadiran di meja adalah bagian penting dari permainan. Tekanan yang Anda berikan pada lawan, dimensi psikologis dari kehadiran mereka di hadapan Anda, mengamati cara berpikir mereka, melihat mereka berkeringat karena takut dikalahkan atau diincar: semua itu adalah bagian dari apa yang membuat permainan bridge dengan kartu menjadi istimewa.

Advertisement

Bayangkan, melihat mereka berkeringat karena mereka takut diperas atau dikalahkan: itu semua adalah bagian dari apa yang membuat bridge dengan kartu menjadi istimewa, dan tanpa kartu beberapa orang merasa itu bukan permainan yang mereka sukai.

Jadi ada realitas praktis yang tidak bisa kita abaikan.

Survei kami secara konsisten menunjukkan bahwa klien dan sebagian besar pemain profesional, yang sangat penting bagi turnamen kami, tidak terlalu menyukai tablet.

Pemain biasa  datang ke acara kami justru karena mereka dapat duduk berhadapan dengan pemain terbaik dunia. Itu adalah sesuatu yang hampir tidak ditawarkan oleh olahraga lain. Jika para profesional berhenti datang atau mereka bahkan tidak dapat melihat mereka lagi, kita akan kehilangan daya tarik itu tetapi juga banyak biaya pendaftaran. Padahal sebagian besar biaya penyelennggaraan berasal dari biaya pendaftaran.

Baca Juga : Tolong Jangan Seperti Itu, Kartu Kuning Dalam Pertandingan Bridge di European Winter Transnational Championship

Menurut Chat GPT, inilah plus minus bertanding dengan kartu fisik dan tablet digital.

Advertisement

Kartu Fisik

Kelebihan:

  • Pengalaman Tradisional: Banyak pemain, terutama yang lebih tua, menyukai pengalaman dan nuansa fisik dari kartu, yang dianggap menciptakan koneksi pribadi yang lebih kuat dan pengalaman yang lebih akrab.
  • Keandalan: Kartu fisik tidak memerlukan daya listrik atau koneksi internet dan tidak rentan terhadap kegagalan teknologi seperti baterai habis atau glitch perangkat lunak.
  • Fleksibilitas Desain: Kartu fisik memungkinkan kreativitas desain yang lebih besar, termasuk tekstur dan teknik pencetakan khusus yang sulit ditiru secara digital.

Baca Juga : Kabar Gembira Untuk Bertanding Bridge Cukup Belajar 10 Menit

Kekurangan:

  • Kerusakan dan Kehilangan: Kartu kertas mudah bengkok, robek, basah, atau hilang, yang dapat mengganggu jalannya permainan.
  • Kesalahan Manusia: Penghitungan skor secara manual dengan kartu fisik lebih rentan terhadap kesalahan manusia dibandingkan sistem otomatis pada tablet.
  • Logistik: Dalam turnamen, kartu fisik perlu dikocok dan dibagikan secara fisik, atau dikelola dalam papan (board) khusus, yang membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga logistik.

Tablet Digital

Kelebihan:

  • Efisiensi dan Akurasi: Tablet menyederhanakan proses penawaran dan pencatatan skor, mengurangi kesalahan pencatatan dan memungkinkan hasil turnamen ditampilkan segera setelah permainan berakhir.
  • Manajemen Data: Informasi penawaran dan hasil pertandingan disimpan secara otomatis dan aman, memungkinkan analisis dan perbandingan yang mudah.
  • Fitur Interaktif: Tablet dapat menampilkan instruksi pergerakan pemain ke meja berikutnya dan papan mana yang harus dimainkan, meningkatkan kelancaran alur turnamen.
  • Portabilitas: Meskipun tidak muat di saku, tablet relatif portabel dan menawarkan pengalaman yang lebih fleksibel tanpa harus membawa banyak set kartu dan peralatan skor.

Baca Juga : Djarum Black Juara Ernst Gultom Invitational Online Bridge Tournament Berkat Carry Over

Kekurangan:

  • Ketergantungan Teknologi: Tablet bergantung pada daya baterai dan konektivitas, dan rentan terhadap kerusakan teknis atau malfungsi perangkat keras.
  • Kurva Pembelajaran: Beberapa pemain mungkin membutuhkan waktu untuk terbiasa menggunakan antarmuka digital, terutama jika mereka lebih menyukai metode tradisional.
  • Aspek Sosial yang Berbeda: Penggunaan layar dapat mengubah dinamika sosial di meja permainan, dengan beberapa pemain merasa aspek pribadi dari interaksi tatap muka berkurang.
  • Biaya Awal: Pengadaan dan pemeliharaan satu set tablet untuk setiap meja dalam turnamen membutuhkan investasi awal yang signifikan.

Secara keseluruhan, kartu fisik menawarkan pengalaman nostalgia dan keandalan langsung, sementara tablet digital meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemampuan analisis dalam pertandingan bridge modern, terutama di tingkat turnamen. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement