Internasional
Pasukan Israel Tembak 3 Warga Palestina di Tepi Barat, Seorang Tewas

Tepi Barat yang diduduki Israel kembali menuntut korban jiwa warga Palestina ketika seorang tewas ditembak militer Israel, Minggu (7/12/2025).
FAKTUAL INDONESIA: Militer Israel mengatakan tentaranya menembak tiga warga Palestina yang melempari mobil dengan batu di Tepi Barat yang diduduki pada hari Minggu dan menewaskan salah satu dari mereka.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka dalam insiden tersebut. Belum ada komentar langsung dari pejabat Palestina.
Militer Israel mengatakan bahwa selain korban tewas, satu orang lainnya telah “dinetralkan” dan satu orang ditangkap.
Sehari sebelumnya, tentara Israel membunuh seorang remaja Palestina yang sedang mengendarai mobil ke arah mereka serta seorang pejalan kaki di sebuah pos pemeriksaan di kota Hebron, Tepi Barat.
Baca Juga : Menag Nasaruddin Tunggu Perintah Presiden Prabowo untuk Tampung Anak-anak Palestina di UIN atau Pesantren
Militer awalnya mengatakan dua tewas setelah tentara melepaskan tembakan ke arah sebuah mobil yang melaju kencang ke arah mereka, sebelum kemudian mengklarifikasi bahwa hanya satu orang yang terlibat.
Seorang pejabat keamanan Israel, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan seorang remaja berusia 17 tahun mengemudikan mobil tersebut dan seorang pejalan kaki berusia 55 tahun adalah orang kedua yang tewas.
Kantor berita negara Palestina, WAFA, melaporkan bahwa Ziad Naim Abu Dawood, 55 tahun, seorang petugas kebersihan jalan kota, tewas saat bekerja. Kantor berita tersebut mengatakan seorang warga Palestina lainnya tewas tetapi tidak melaporkan keadaan yang menyebabkan tentara melepaskan tembakan.
Kementerian kesehatan Palestina mengidentifikasi remaja tersebut sebagai Ahmed Khalil Al-Rajabi yang berusia 17 tahun.
Baca Juga : Tepi Barat Bergolak, Pasukan Israel Membunuh Dua Remaja Palestina dalam Serangan Tengah Malam
Militer tidak melaporkan adanya cedera pada tentara tersebut.
Kekerasan telah melonjak tahun ini di Tepi Barat yang diduduki Israel. Serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina telah meningkat tajam, sementara militer telah memperketat pembatasan pergerakan dan melakukan penggerebekan di beberapa kota.
Sejak Januari, 51 anak di bawah umur Palestina, berusia di bawah 18 tahun, telah dibunuh di Tepi Barat oleh pasukan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Warga Palestina juga telah melakukan serangan terhadap tentara dan warga sipil Israel, beberapa di antaranya berakibat fatal. ***













