Internasional
Terlibat Korupsi, PM Netanyahu Minta Pengampunan Presiden Israel

PM Netanyu minta pengampunan Presiden Israel karena diduga terlibat korupsi. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu diduga terlibat dalam kasus korupsi. Dia mengajukan permohonan pengampunan resmi kepada Presiden Israel Isaac Herzog. Namun pihak kantor kepresidenan mengatakan, sang presiden akan mempertimbangkan permintaan Netanyahu tersebut.
Kantor kepresidenan Israel, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (1/12/2025) mengatakan, “Presiden menyadari ini merupakan permohonan luar biasa yang memiliki akibat signifikan. Setelah menerima semua pendapat yang relevan, presiden akan mempertimbangkan permohonan tersebut secara bertanggung jawab”.
Baca Juga : Dukungan AS Soal Negara Palestina Picu Kemarahan Kubu Sayap Kanan Israel, Pemerintahan PM Netanyahu Terancam Jatuh
Diketahui, Netanyahu menghadapi tiga kasus korupsi sejak 2019, yang mencakup tuduhan pelanggaran, penipuan, dan penyuapan, termasuk tuduhan telah menerima US$ 211.832 atau sekitar Rp 3,5 miliar dalam bentuk hadiah dari para pengusaha. Netanyahu membantah semua tuduhan tersebut dan mengklaim dirinya tidak bersalah.
Permintaan pengampunan ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Presiden Herzog untuk mengampuni Netanyahu. Permintaan ini disampaikan Trump ketika berpidato di parlemen Israel pada Oktober 2025
Baca Juga : Dukungan AS Soal Negara Palestina Picu Kemarahan Kubu Sayap Kanan Israel, Pemerintahan PM Netanyahu Terancam Jatuh
Setelah itu, Presiden Herzog menerima surat dari Trump pada awal November 2025 yang mendesak untuk mempertimbangkan pemberian pengampunan kepada Netanyahu.
Netanyahu tercatat sebagai satu-satunya perdana menteri yang masih menjabat dalam sejarah Israel meski sedang diadili.***














