Internasional
Kebakaran di Hong Kong, 9 WNI Tewas dan 79 Orang Lain Masih Hilang

Kebakaran di apartemen Wong Fuk Park Hong Kong menewaskan 9 WNI. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Pihak otoritas Hong Kong melaporkan jumlah korban tewas akibat kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong pada Rabu (27/11/2015), saat ini telah mencapai 146 orang.
Sementara itu, berdasarkan rilis Kemenlu, korban insiden kebakaran dari Hong Kong Police Force s/d 30 November 2025 pukul 12.20 HKT jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah 2 orang dan korban luka-luka bertambah 1 orang.
“Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi 9 orang dan korban luka-luka menjadi 3 orang,” demikian rilis Kemenlu, 30 November 2025.
Baca Juga : Kebakaran Paling Mematikan di Hong Kong, 83 Tewas 300 Hilang, Para Pejabat Konstruksi Ditahan dengan Tuduhan Pembunuhan
Sementara total sementara jumlah korban tewas tercatat sebanyak 146 setelah anggota unit kepolisian menemukan 18 jenazah pada Minggu (30/11/2025), 5 hari setelah kebakaran terjadi. Sebelumnya, pada Sabtu (29/11/2025) jumlah korban tewas tercatat sebanyak 128 orang. Sementara 79 masih dinyatakan hilang.
Mengutip laporan South China Morning Post, Senin (1/12/2025), dari ratusan korban tewas, tak hanya para penghuni tetapi juga petugas pemadam kebakaran yang meninggal dunia saat menjalankan tugas. Selain itu, sebanyak 79 orang dilaporkan terluka, termasuk 12 petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga : Kebakaran di Taman Sari, Damkar Berjuang Hingga 10 Jam Padamkan Api
Hingga berita ini diturunkan, sekitar 40 orang masih dinyatakan hilang dan 100 lainnya dikategorikan sebagai kasus yang tidak dapat diselesaikan.
Salah satu ART asal Indonesia yang menjadi korban tewas adalah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo, Dina Martiana (36) yang diduga meregang nyawa saat berusaha menyelamatkan majikannya dari kepungan asap.
Kepastian kabar tewasnya Dina diterima keluarganya di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo pada Sabtu (29/11/2025) malam, setelah proses identifikasi berlangsung lebih dari satu hari.
Baca Juga : Setelah Mengakibatkan 4 Korban Tewas, Kebakaran Hebat Sumur Minyak Ilegal di Blora Akhirnya Berhasil Dipadamkan
Jenazah Dina rencananya dimakamkan di pemakaman umum Sukun, Desa Tajug. Kedutaan dan pihak agen menyampaikan jenazah diperkirakan tiba di Indonesia pada Rabu (3/12/2025) jika tidak ada hambatan administrasi.
Pemerintah Hong Kong menetapkan masa berkabung nasional selama 3 hari, dimulai pada Sabtu (29/11/2025). Bendera China dan Hong Kong yang ada di gedung-gedung pemerintah, termasuk kantor-kantor luar negeri dikibarkan setengah tiang selama tiga hari untuk mengenang para korban yang kehilangan nyawa dalam peristiwa kebakaran yang disebut sebagai tragedi kebakaran paling mematikan di Hong Kong dalam beberapa dekade terakhir tersebut.
Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Rabu (26/11/2025) pukul 14.51 waktu setempat. Api dengan cepat menyebar ke tujuh dari delapan blok yang ada di kompleks hunian tersebut dan berubah menjadi kebakaran besar.***














