Connect with us

Politik

Uskup Agung Minta Jangan Bikin Rusuh Jika Tak Setuju Hasil Pemilu

Diterbitkan

pada

Uskup Agung Ignatius Kardinal Suharyo minta masyarakat menghindari perpecahan dalam menyikapi hasil pemilu. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, meminta kepada masyarakat yang tidak setuju dengan hasil pemilu agar tidak membuat rusuh. Namun kata dia, bisa ditempuh dengan konstitusional.

Suharyo mengimbau untuk tetap mematuhi apapun yang akan diputuskan oleh dari Mahkamah Konstitusi (MK). Dia meminta masyarakat untuk menghindari perpecahan.

“Sejauh saya tahu yang ditempuh sekarang ini yang berjalan sesudah pemilu adalah semuanya dalam konstitusional, jadi tidak setuju dengan hasil, tapi tidak terus turun ke jalan membuat kerusuhan,” kata Suharyo dalam konferensi pers di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Minggu (30/3/2024).

“Apapun nanti keputusannya itu kan masih dalam tanda kurung yang keputusan itu adil atau tidak adil, dan sebagainya itu, tetapi menurut saya sudah apapun keadaannya jangan pernah ada perpecahan, apalagi kekerasan,” lanjut dia.

Menurutnya, perpecahan dan kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah. Suharyo meminta untuk menempuh jalur hukum, jika merasa tidak puas.

Advertisement

“Kalau memang ada yang tidak benar di dalam keputusan ini diperjuangkan terus tetapi tanpa kekerasan,” tuturnya.

Sebagai informasi, saat ini MK masih menyidangkan sengketa hasil Pilpres 2024. Di mana, pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md menjadi pihak pemohon dalam gugatan sengketa tersebut.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement