Nusantara
Isolasi Warga Positif Covid-19 di Solo Mulai Menempati Gedung Sekolah

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa. (Foto : Istimewa)
FAKTUALid – Isolasi untuk warga yang positif Covid-19 di Kota Solo mulai dialihkan ke gedung sekolah. Saat ini warga Kota Solo yang positif Covid-19 tanpa gejala mulai menempati gedung SD Cemara 2.
“Tadi malam sudah ada 21 orang, kalau selama dua minggu angka kasus Covid-19 di Kota Solo bisa ditekan, cukup di SD Cemara dua saja,” jelas Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa kepada wartawan di Manahan Solo, Selasa (6/7/2021).
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyiapkan lima gedung sekolah untuk lokasi isolasi. Selain SD Cemara 2, ada SMP 8, SMP 11, SMP 25 serta SMP 19. Gedung sekolah tersebut digunakan karena tempat isolasi terpusat di Solo Techno Park (STP) saat ini telah penuh.
“Kita siapkan gedung sekolah karena STP penuh dan Graha Wisata Niaga masih dipakai Brimob. Dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) mengatakan lebih memenuhi representatif di gedung sekolah terrutama gedung sekolah yang baru saja direhab karena memiliki jumlah kamar mandi yang disesuaikan dengan siswa,” jelasnya lagi.
Pemkot Solo menyiapkan tempat isolasi terpusat untuk memilah warga yang sehat dan yang positif.
Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih menambahkan kapasitas masing-masing tempat isolasi sekitar 100 orang.
“Di SD Cemara dua kapasitasnya bisa 125, SMP 8 bisa 150, di SMP 25 bisa 154. Tapi mudah-mudahan gak penuh. Masyarakat manut tidak keluar rumah, tidak bergerombol. Biar tidak terjadi kejadian.yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Sementara itu berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kota Solo. Ada tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo pada Selasa (6/7/2021) sebanyak 402 kasus. Sedangkan sehari sebelumnya tambahan kasus sebanyak 360 kasus. (Uti Farinzi) ***
Lanjutkan Membaca














