Connect with us

Olahraga

Djokovic Tidak Bermain di US Open akan Menjadi ‘Lelucon’ Kata John McEnroe

Diterbitkan

pada

Novak Djokovic dengan trophy US Open. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: John McEnroe menyebut kemungkinan absennya Novak Djokovic dari US Open 2022 karena status vaksinasinya akan menjadi  “lelucon”.

Amerika Serikat saat ini tidak mengizinkan mereka yang belum menerima suntikan Covid-19 ke negara itu, menempatkan Djokovic yang tidak divaksinasi dalam bahaya nyata kehilangan edisi tahun ini dari turnamen yang telah dimenangkannya tiga kali.

Petenis Serbia itu telah melewatkan Australia Open tahun ini karena kurangnya vaksinasi, sementara juga melewatkan turnamen di Indian Wells di California, serta Piala Rogers di Kanada.

Namun dia memenangkan Grand Slam ke-21 di Wimbledon awal tahun ini, dan McEnroe percaya Djokovic harus diizinkan bermain di Flushing Meadows saat dia mengejar Rafael Nadal untuk gelar Grand Slam terbanyak dalam sejarah.

Menjelang turnamen di New York, McEnroe mengatakan kepada wartawan.  “Tidak, saya pikir itu tidak adil. Saya pikir itu lelucon,” ucap legenda tenis AS itu. “Saya akan mendapatkan vaksin dan pergi dan bermain tetapi dia memiliki keyakinan yang sangat kuat dan Anda harus menghormati itu,” sambungnya.

Advertisement

“Pada titik ini, dalam pandemi, kita dua setengah tahun, saya pikir orang-orang di seluruh belahan dunia tahu lebih banyak tentang itu, dan gagasan bahwa dia tidak bisa bepergian ke sini untuk bermain, bagi saya adalah candaan,” ucap McEnroe.

Mengenai apakah keputusan Djokovic untuk tidak mendapatkan vaksin dapat mempengaruhi persaingannya dengan Nadal dan Roger Federer untuk menjadi pemain pria paling berprestasi, McEnroe menjawab: “Itulah pertanyaan yang kita semua ingin tahu jawabannya,” katanya. “Jelas, Rafa Nadal telah diuntungkan dari itu. Ketiga orang ini sudah di atas orang lain. Jadi, sangat menarik untuk melihat keduanya melakukannya dan kemudian Anda memikirkan Roger Federer tetapi dia terluka untuk sementara waktu,” sambungnya.

Namun, McEnroe percaya Djokovic dapat mengatasi status vaksinasinya untuk memenangkan lebih banyak gelar.

“Siapa yang mengatakan [Djokovic] tidak dapat melakukannya selama beberapa tahun lagi,” tutur McEnroe. “Katakanlah dia menang tiga atau empat lagi. Itu bukan tidak mungkin, dengan cara apa pun. Meskipun demikian, dia masih bisa mencapai 25 trophy. Saya pikir itu membuatnya lebih rumit untuk melakukannya karena itu harus membebani Anda secara mental. Berlatih sebulan atau enam minggu terakhir ini tanpa mengetahui apakah dia akan bermain, itu akan membebani Anda secara mental seperti ketika dia dikeluarkan dari Australia. Saya pikir dia butuh tiga, empat bulan untuk mendapatkan peforma terbaiknya,” imbuhnya. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement