Politik
Kaesang Pangarep Menuju Kongres PSI dengan Berjalan Kaki

Kaesang Pangarep jalan kaki menuju tempat kongres PSI digelar pada 18 Juli 2025. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Salah satu calon ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep menunjukkan kesederhanaannya dengan jalan kaki ke Kongres PSI di Solo, Sabtu (19/7/2025). Ia melakukan hal ini karena sudah mendapatkan restu dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana.
Pada Sabtu pagi ini, putra bungsu Presiden ke-7 RI ini berangkat dari kediaman orang tuanya di Jalan Kutai Utara No 1 menuju Gedung Graha Saba Buana, lokasi Kongres PSI, yang hanya berjarak sekitar 300 meter. Diiringi puluhan pendukung yang menyanyikan yel-yel, Kaesang memilih berjalan kaki sebagai simbol kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat.
Baca Juga : Jokowi Dijadwalkan Hadiri Kongres PSI Sekaligus Jadi Pembicara
Sebelum melangkah, Kaesang memastikan telah mengantongi restu dari ayah dan ibunya. Ia tidak membantah bahwa dukungan dari Jokowi dan Iriana sangat penting menjelang perhelatan politik besar ini.
“Ya, harus meminta restu Bapak sama Ibu dulu supaya semua lancar. Berangkat jalan kaki saja, kan dekat sini,” ujarnya kepada wartawan.
Jokowi memberikan pesan sederhana namun bermakna kepada putranya, siap menang, siap kalah. Kaesang menyampaikan bahwa sang ayah berpesan agar ia mengikuti proses demokrasi dengan jiwa besar, menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik.
Selain Kaesang Pangarep, dua kandidat lain juga bersaing dalam Pemilu Raya PSI di Kongres tersebut. Mereka adalah Ronald A Sinaga, yang akrab disapa Bro Ron, dan Agus Mulyono Herlambang.
Baca Juga : Kongres PSI Digelar 19 Juli 2025, Jokowi Disebut-sebut Bakal Nyalon Jadi Ketua Umum
Pemilihan ini akan menentukan arah serta strategi PSI ke depan, terutama menjelang kontestasi politik nasional mendatang.
Kongres PSI kali ini menarik perhatian publik nasional karena melibatkan nama besar Kaesang, putra mantan presiden.
Namun, di tengah sorotan media, Kaesang tetap tampil tenang, merendah, dan siap menerima hasil apa pun yang terjadi dalam proses demokrasi ini.***














