Connect with us

Olahraga

Pemain Timnas Belgia Tolak Divaksin

Diterbitkan

pada

Timnas Belgia. (Ist)

Timnas Belgia. (Ist)

FAKTUALid – Sepekan menjelang perhelatan Piala Eropa 2020 digelar, para pemain Timnas Belgia menolak untuk divaksin. Romelu Lukaku khawatir setelah divaksin Covid-19 takut tak bisa  tampil maksimal.

Dilansir dari laman LHN, Jumat (04/06/2021), sejumlah pemain Timnas Belgia menolak divaksin karena takut berpengaruh kepada performa mereka di lapangan pada saat penyelenggaraan Piala Eropa 2020.

Piala Eropa 2020 akan digelar pada 11 Juni hingga 11 Juli mendatang. Efek samping dari vaksin Covid-19 sendiri memang bisa bermacam-macam, mulai dari kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri sendi, panas dingin, hingga demam.

Sejatinya, ajang empat tahunan itu berlangsung di tahun kemarin, namun harus ditunda karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19. Saat ini memang masih terjadi pandemi Covid-19, namun UEFA tetap menggelar lantaran sudah ada vaksin untuk mencegah terjadi penularan virus tersebut.

Oleh karena itu, banyak negara peserta Piala Eropa 2020 melakukan penyuntikan vaksin untuk para pemainnya guna menghindari gejala berat jika terpapar. Namun meski nyata manfaatnya tidak semua pemain bersedia divaksin, seperti yang terjadi di skuat Timnas Belgia.

Advertisement

Padahal, Federasi Sepak Bola Belgia, KBVB, dan pemerintah Belgia sudah memberikan lampu hijau agar anak asuh Roberto Martinez untuk menerima suntikan vaksin buatan Amerika Serikat, Pfizer.

Sementara itu, sejumlah pemain lain telah bersedia disuntikan vaksin mereka antara lain adalah Toby Alderweireld, Timothy Castagne, Thibaut Courtois, hingga Thomas Vermaelen.

Terlepas dari masalah di atas, Belgia yang dihuni dengan materi skuad ipenuh bintang di berbagai lini ini, layak menjadi salah satu favorit juara pada gelaran Piala Eropa 2020 nanti.

Selain bermodalkan materi pemain berkualitas, Belgia juga akan mengandalkan pengalaman selama babak kualifikasi Piala Eropa 2020 dan UEFA Nations League.

Selama babak kualifikasi Piala Eropa 2020, perjalanan Belgia sangatlah mulus dengan mengantongi 10 kemenangan dalam 10 laga dengan selisih 37 gol yang berasal dari memasukkan 40 gol dan kebobolan tiga gol saja atau yang menjadi terbaik selama kualifikasi.

Advertisement

Selain itu, catatan Belgia di UEFA Nations League tak bisa dianggap remeh dengan menembus semifinal dengan memenangi lima laga dan hanya kalah sekali dalam enam laga yang dijalani di fase grup.

Hanya saja, kesempurnaan Belgia ternodai oleh banyaknya pemain berusia tua, terutama di lini belakang. Tentu ini menjadi lubang yang bisa dieksploitasi lawan.

Pengalaman terakhir Belgia di Piala Eropa yakni kala terhenti di perempat final Piala Eropa 2016. Saat itu The Red Devils tumbang di tangan tim non unggulan Wales. Padahal saat itu, Belgia sudah dihuni oleh generasi emasnya yang tengah terbang tinggi di level klub.

Namun, pada Piala Dunia 2018, Belgia mampu melangkah jauh dan mencetak sejarah untuk negaranya dengan menembus semifinal dan finis sebagai juara ketiga Piala Dunia 2018.

Dengan komposisi yang tak berbeda jauh dari Piala Dunia 2018 dengan skuat Piala Eropa 2020 ini, generasi emas Belgia yakin bisa menyamai atau bahkan melampaui pendahulunya yang menjadi runner up Piala Eropa 1980.

Advertisement

Selain itu, status sebagai peringkat pertama FIFA akan membuat Belgia diprediksi melangkah jauh hingga mencapai final dan menjadi juara.

Di babak penyisihan grup, Belgia tergabung di Grup B bersama Rusia, Denmark, dan Belgia. Eden Hazard dan kawan-kawan bakal mengawali petualangan mereka dengan menghadapi Rusia pada 13 Juni mendatang. ***

 

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement