Connect with us

Olahraga

Persiapan Sudah Matang, INASPOC Gratiskan Tiket ASEAN Para Games di Solo

Avatar

Diterbitkan

pada

Ketua INASPOC Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua NPC Indonesia Senny Marbun. (Foto: istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Ketua ASEAN Para Games Organizing Committee (INASPOC) Gibran Rakabuming Raka memastikan persiapan ASEAN Para Games (APG) XI Solo sudah matang. Renovasi semua venue yang digunakan akan selesai tanggal 15 Juli mendatang.

Gibran yang juga Wali Kota Solo itu mengatakan pihaknya mempersilahkan warga yang ingin menonton APG. INASPOC menggratiskan tiket untuk opening ceremony dan closing ceremony serta semua pertandingan.

“Opening, closing ceremony sama pertandingan bisa disaksikan warga. Free kabeh (gratis semua), enak to? nanti banyak artis yang ditampilkan dan kejutan juga sudah disiapkan,” jelas Gibran seusai penandatangan MoU antara INASPOC dengan Ketua ASEAN Para Sport Federation (APSF) Osoth Bhavilai di Swiss Belhotel Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/7/2022).

Sebelum event kompetisi olahraga bagi atlet disabilitas tersebut dimulai, juga akan dilakukan counting down yang dimulai hari Minggu (3/7/2022) mendatang di acara Car Free Day (CFD).

Disinggung apakah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka perhelatan tersebut, Gibran belum bisa memastikannya.

Advertisement

“Tapi yang jelas yang akan hadir Perdana Menteri Kamboja, karena Kamboja akan menjadi tuan rumah berikutnya,” jelasnya lagi.

Sementara itu terkait kesiapan APG, Gibran mengatakan saat ini INASPOC tengah menggelar seminar Chef de Mission (CdM) dengan ketua kontingen negara peserta APG Solo.  Kegiatan tersebut untuk mendetailkan dan mematangkan pelaksanaan APG Solo.

“Untuk jadwal sudah kita detailkan semua. Mulai dari torch relay, opening dan closingsemua dilakukan di Stadion Manahan,” katanya.

Semua hotel terbaik  juga sudah disiapkan sebelum kedatangan atlet dan official tanggal 26 Juli mendatang.  Untuk transportasi juga telah disediakan 130 unit  bus khusus ditambah dengan beberapa armada cadangan yang disediakan Kementerian Perhubungan.

“Bus yang disediakan bus wheelchair  dan non wheelchair,” katanya lagi.

Advertisement

Sementara itu Presiden APFS, Mayjen Osoth Bhavilai, mengutarakan para atlet dari 11 negara peserta APG  telah dilatih selama 2 tahun. Sehingga para akan sangat siap mengikuti event tersebut.

“Saya berharap muncul rekor baru dari ASEAN Para Games Solo. Semuanya exited mengikuti event ini dan akan menjadi titik baru ketika mereka bertanding ke Solo,” paparnya. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement